Hamparan Perak, matanewstv.com — Sebuah kontroversi mencuat di Desa Selemak, Kecamatan Hamparan Perak, terkait kondisi Tugu Perjuangan Kemerdekaan yang kini dijadikan penyangga gedung sekolah YP Tarbiyah Islamiyah.
Tugu yang dulunya menjadi simbol perjuangan dan tempat upacara bendera pada perayaan Hari Kemerdekaan RI dan Hari Pahlawan, kini terlihat kumuh dan tidak terawat.
Keberadaan tugu yang berbentuk bambu runcing ini dianggap tidak mendapat penghargaan yang layak, meskipun nama para pejuang telah diabadikan di dekatnya. Di sekitar tugu, terlihat kayu usang dan barang-barang rongsokan yang semakin memperparah kondisi situs sejarah tersebut.
Seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan rasa kecewanya.
“Saya masih ingat betul saat mengikuti upacara bendera di dekat tugu ini sewaktu menjadi siswa SDN 104197. Namun, seiring waktu, tugu yang dulu menjadi kebanggaan kini tampak diabaikan,” ujarnya, Jumat (16/8/2024).
Berdasarkan informasi yang diterima, pernah terjadi aksi protes dari warga Desa Selemak terhadap pihak sekolah terkait penggunaan tugu sebagai penyangga bangunan.
Namun, seiring berjalannya waktu, tugu tersebut seakan terkubur oleh tingginya bangunan sekolah yang terus berkembang.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan dari masyarakat, yang menyayangkan sikap acuh tak acuh dari pihak terkait, termasuk Muspika Hamparan Perak, yang seolah tidak peduli terhadap kelestarian tugu yang memiliki nilai sejarah tinggi tersebut.
Saat tim media mencoba mengonfirmasi ke pihak YP Tarbiyah Islamiyah, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Proses masuk ke area sekolah juga tidak mudah, dengan pengamanan ketat dari petugas keamanan yang memeriksa setiap tamu secara detail dan tidak segan mengusir tamu jika ada yang dianggap mencurigakan.
Kontroversi ini masih bergulir, dan masyarakat berharap ada perhatian lebih dari pemerintah dan pihak terkait untuk merawat dan menghargai Tugu Perjuangan Kemerdekaan di Hamparan Perak agar tidak sekadar menjadi kenangan belaka.
(Red)

















