MATANEWSTV.com || RANTAUPRAPAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu upaya terbaru yang dilakukan adalah menggelar pelatihan pembuatan roti (bakery) sebagai bekal keterampilan produktif bagi warga binaan.
Program yang dilaksanakan di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan praktis sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan para peserta agar siap kembali ke masyarakat setelah menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Khairul Bahri Siregar, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam menciptakan pembinaan yang bermanfaat dan berorientasi pada pemberdayaan.
“Pelatihan ini bukan hanya untuk mengisi waktu selama menjalani pembinaan, tetapi menjadi bekal nyata agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk bekerja maupun berwirausaha setelah bebas,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan mulai dari pengenalan bahan baku, penerapan standar kebersihan, teknik pengolahan adonan, hingga proses pemanggangan yang tepat untuk menghasilkan produk roti berkualitas.
Ke depan, hasil produksi bakery warga binaan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal lapas, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi. Program ini menjadi salah satu wujud nyata pembinaan yang mendorong kemandirian serta meningkatkan peluang reintegrasi sosial bagi warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat.
🔹Ali Doar Nasution S.Pd
















