MATANEWSTV.com || LABUHAN DELI – Suasana di Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, sempat geger setelah beredar kabar Kepala Desa (Kades) Helvetia Agus Salim digerebek polisi. Namun informasi tersebut dipastikan tidak benar.
Penggerebekan yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan terjadi di sebuah rumah di Jalan Mawar, Dusun II, Desa Helvetia. Dalam operasi itu, polisi mengamankan tiga pria yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga pria tersebut masing-masing berinisial Wiko (35), yang merupakan anak Kepala Desa Helvetia, Arif (44), adik ipar Kepala Desa Helvetia, serta Yuli (53), warga Jalan Melati, Dusun I, Desa Helvetia.
Selain mengamankan ketiga terduga pelaku, petugas juga diduga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum memberikan rincian mengenai jenis maupun jumlah barang bukti yang diamankan.
Penggerebekan tersebut disebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi. Setelah melakukan penyelidikan, Tim Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan kemudian bergerak dan melakukan penindakan.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku tidak terkejut dengan penangkapan tersebut. Menurutnya, aktivitas di rumah milik Arif sudah lama menimbulkan kecurigaan warga.
“Arif memang buka usaha doorsmeer, tetapi yang datang sering bukan pelanggan biasa. Warga sudah lama curiga rumah itu dijadikan tempat transaksi narkoba. Akhirnya sekarang ditangkap juga,” ujarnya.
Di tengah penggerebekan itu, beredar informasi di masyarakat yang menyebut Kepala Desa Helvetia Agus Salim turut diamankan polisi terkait persoalan lahan di Desa Helvetia.
Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, kabar tersebut tidak benar. Kepala Desa Helvetia tidak ikut diamankan dalam operasi Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penggerebekan hanya menyasar lokasi yang ditempati para terduga pelaku.
Sementara itu, wartawan masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP AR Reza SH terkait kronologi penggerebekan, identitas para terduga pelaku, serta barang bukti yang diamankan. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan.
Kasus ini masih dalam penanganan Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Polisi juga belum menetapkan status hukum ketiga pria yang diamankan dan masih menunggu penyampaian keterangan resmi terkait hasil pengungkapan tersebut.
🔹🔹Red
















