Bukittinggi, Sumatera Barat MATANEWSTV com — Hujan deras yang mengguyur Kota Bukittinggi pada Senin (3/6/2024) sore, menyebabkan meluapnya Sungai Batang Sianok. Luapan air sungai ini berakibat fatal, merendam 7 rumah, 1 musholla, dan 32 warung di kawasan Ngarai Sianok.
Ketinggian air yang mencapai 1 meter ini membuat warga sekitar Ngarai Sianok panik.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 150.000.000.
Menurut keterangan Kapolresta Bukittinggi, Kombes Yessi Kurniantii, S.I.K.,M.M, penyebab meluapnya Sungai Batang Sianok adalah longsornya tebing di Guguk Tinggi, Kabupaten Agam, yang menutupi aliran sungai.
“Longsornya tebing di Guguk Tinggi menyebabkan aliran Sungai Batang Sianok terhambat, sehingga air meluap dan menggenangi pemukiman warga di Ngarai Sianok,” jelas Kombes Yessi.
Pasca kejadian, tim gabungan dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, Satpol PP, dan aparat terkait lainnya langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga dan membersihkan material sisa longsor.
Dampak Banjir yang terjadi
– 7 rumah terendam
– 1 musholla terendam
– 32 warung terendam
– Kerugian materil: Rp 150.000.000
Upaya Penanganan yang di lakukan
– Evakuasi warga
– Pembersihan material sisa longsor
– Penyelidikan penyebab longsor
Dan di informasikan kepada masyarakat
– Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan.
– Jika terjadi hujan deras, segera cari tempat yang aman untuk berlindung.
– Ikuti informasi dan instruksi dari petugas terkait.
Banjir di Ngarai Sianok ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam. (TS/Red)
















