IMG-20260629-WA0278

Sukses Program P2R2: 15 Warga Binaan Lapas Rantauprapat Tamatkan Pembinaan Rohani, Bekal Jadi Insan Lebih Baik

SUMUT 🔷 matanewstv.com

MATANEWSTV.com | Labuhanbatu — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat pada Selasa (14/10), saat 15 warga binaan pemasyarakatan (WBP) resmi menuntaskan Program Pembinaan Rohani dan Reformasi Pribadi (P2R2).

Program ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Rantauprapat dalam membentuk narapidana yang berkarakter, berintegritas, dan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai insan yang lebih baik.

P2R2 dirancang sebagai kurikulum pembinaan intensif yang berfokus pada pendalaman nilai-nilai keagamaan, etika, serta penguatan karakter spiritual.

Selama mengikuti program, para warga binaan diajak untuk melakukan refleksi mendalam terhadap kesalahan masa lalu sekaligus memperkuat komitmen moral untuk tidak mengulanginya.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Rantauprapat, Khairul Bahri Siregar, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas ketekunan para peserta.

 “Sertifikat ini bukan sekadar lembaran kertas, tetapi bukti autentik dari transformasi jiwa yang telah Anda jalani. Lapas Rantauprapat telah menanam benih integritas spiritual; kini tugas Anda adalah merawatnya dan membuktikan kepada masyarakat bahwa Anda layak dipercaya serta siap berkontribusi positif,” ujarnya.

Momen penyerahan sertifikat berlangsung penuh makna. Para peserta yang telah menyelesaikan program tampak haru dan bersyukur.

Salah seorang WBP yang turut menjadi lulusan, Saudara A, mengungkapkan rasa terima kasih dan tekadnya untuk berubah.

 “Kami bersyukur atas bimbingan rohani yang telah mengarahkan kami. Program P2R2 telah mengubah cara pandang kami — kami tidak lagi melihat diri sebagai narapidana, tetapi sebagai insan yang diperbaharui. Nilai-nilai yang kami pelajari akan menjadi kompas utama dalam menapaki kehidupan setelah bebas nanti,” tutur Saudara A.

Keberhasilan 15 warga binaan menyelesaikan program ini menjadi capaian penting bagi Lapas Rantauprapat dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan yang sejati — bukan sekadar menghukum, tetapi membina dan memulihkan.

Para lulusan diharapkan menjadi role model bagi rekan-rekan lainnya serta membawa pesan optimisme dan perubahan positif di tengah masyarakat Kabupaten Labuhanbatu.

Dengan bekal keimanan, mentalitas baru, dan semangat untuk memperbaiki diri, Lapas Rantauprapat terus membuktikan bahwa di balik tembok pemasyarakatan, selalu ada ruang bagi harapan, pertobatan, dan kebangkitan menuju masa depan yang lebih baik.

(Ali Doar Nasution SPd)

 

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Pencuri Buah Sawit PT. Pangkatan Indonesia Ditangkap Polsek Bilah Hilir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *