Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000IMG-20260521-WA0048

Pelindo Terapkan CSMS untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Pelabuhan

SUMUT 🔷 matanewstv.com

MATANEWSTV.com | Belawan  – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (PMT) memperkuat komitmen terhadap penerapan standar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) di seluruh wilayah operasional pelabuhan.

Langkah ini ditandai dengan peluncuran (Kick Off) implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) yang digelar di Kantor Pelindo Regional 3, Surabaya, Kamis (9/10).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak, antara lain Perusahaan Bongkar Muat (PBM), Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak.

Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menjelaskan bahwa penerapan CSMS merupakan bagian dari transformasi dan standarisasi pelabuhan pada pilar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

Program ini bertujuan menekan potensi kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, dan risiko lingkungan, sekaligus membangun budaya keselamatan yang kuat di lingkungan pelabuhan.

“Hasil evaluasi internal menunjukkan sekitar 80 persen insiden kerja di pelabuhan berasal dari aktivitas eksternal seperti kontraktor, PBM, dan TKBM. Karena itu, Pelindo menginisiasi langkah kolaboratif dengan seluruh mitra eksternal untuk memperkuat kepatuhan serta budaya keselamatan kerja di setiap lini operasional,” ujar Edi.

Sebagai pilot project pertama di lingkungan Pelindo Group, implementasi CSMS dimulai di Pelindo Multi Terminal Branch Jamrud Nilam Mirah.

Selanjutnya, sistem ini akan diadopsi di sejumlah cabang pelabuhan lain guna memperkuat tata kelola keselamatan berbasis risiko serta menumbuhkan budaya HSSE yang berkelanjutan.

Tahapan implementasi CSMS diawali dengan peningkatan kompetensi SDM melalui skema Creating Shared Value (CSV), dilanjutkan dengan sertifikasi berbasis Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Langkah ini memastikan seluruh tenaga kerja memiliki kompetensi teknis dan pemahaman K3L yang terstandar.

Selain itu, akan dibentuk Safety Committee di Branch Jamrud Nilam Mirah sebagai forum kolaboratif dalam pengawasan dan pengendalian aspek HSSE di lingkungan kerja pelabuhan.

Kepala Seksi Norma K3 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Warga Bagus Pribadi, mewakili Kepala Dinas, menyampaikan apresiasi terhadap Pelindo Multi Terminal atas komitmennya mengedepankan keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan yang berisiko tinggi.

“K3 merupakan aspek krusial dalam operasional pelabuhan. Penerapan CSMS ini sangat penting untuk menekan potensi kecelakaan kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut KSOP Utama Tanjung Perak, Hendro Cahyono, menegaskan pentingnya sinergi antara regulator, operator pelabuhan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keselamatan, keamanan, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan.

Melalui penerapan CSMS ini, Pelindo berharap seluruh kegiatan operasional di pelabuhan dapat berjalan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan sejalan dengan standar HSSE internasional.

(Arianto)

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Kapolres Sergai dan Pejabat Utama Hadiri Takziah Ibunda IPTU Zulfan Ahmadi: Wujud Empati dan Solidaritas Institusi Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *