MATANEWSTV.com || MEDAN – Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menerima kunjungan Tim Direktorat Fasilitas Jasa (Dit Fasjas) Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan (Ditjen Kuathan) Kementerian Pertahanan RI dalam rangka monitoring, evaluasi, dan verifikasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang VIP Markas Komando Kodaeral I, Belawan, Sumatera Utara, Jumat (26/6/2026), merupakan bagian dari upaya sinkronisasi data aset pertahanan guna memperkuat tata kelola BMN yang transparan, akuntabel, dan tertib administrasi.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Dirjen Kuathan Kemhan Nomor B/1952/KTH.02.03.03.650/DJKUAT tanggal 12 Juni 2026. Monitoring dan verifikasi dilaksanakan pada 24–26 Juni 2026 di wilayah Kodam I/Bukit Barisan, Kodaeral I, dan Lanud Soewondo.
Selama berada di Kodaeral I, tim melakukan pengumpulan dan konfirmasi data aset, penyampaian regulasi pengelolaan BMN, diskusi bersama pejabat pengelola aset, hingga pengecekan lokasi sampel sebagai bagian dari proses verifikasi.
Kasubdit Tanah dan Bangunan Dit Fasjas Ditjen Kuathan Kemhan, Kolonel Czi Lim Nurohim, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menyamakan pemahaman seluruh satuan kerja terhadap ketentuan pengelolaan BMN yang berlaku.
“Melalui kegiatan ini kami tidak hanya melakukan verifikasi data aset, tetapi juga memberikan pembinaan dan pendampingan agar pengelolaan BMN di setiap satuan semakin akuntabel, transparan, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan aset negara harus dilakukan secara profesional dengan dukungan data yang valid dan administrasi yang tertib agar mampu memberikan manfaat maksimal dalam mendukung penyelenggaraan tugas pertahanan negara.
Kodaeral I memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut dengan menghadirkan para pejabat yang membidangi pengelolaan BMN untuk mendampingi tim selama proses monitoring, evaluasi, dan verifikasi berlangsung.
Melalui sinergi antara Kementerian Pertahanan dan satuan TNI, diharapkan pengelolaan aset negara di lingkungan Kodaeral I semakin efektif, efisien, serta sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga mampu mendukung kesiapan satuan dalam menjalankan tugas pertahanan negara. 🔹🔹AH
















