Lhokseumawe matanewstv.com –
Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Lhokseumawe kembali menyerukan pentingnya penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan kepada para nelayan.
Seruan ini disampaikan langsung oleh Kasat Polairud Polres Lhokseumawe, Ipda Edumanihar Siagian, pada Sabtu (23/11/2024) pagi, saat berdialog dengan nelayan yang beroperasi di wilayah perairan sekitar Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S.I.K., melalui Kasat Polairud Ipda Edumanihar Siagian, menegaskan bahwa penggunaan alat tangkap yang sesuai dengan aturan hukum bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus menjamin keberlanjutan hasil tangkapan nelayan.
“Tujuan dari imbauan ini adalah memastikan nelayan mematuhi aturan, terutama terkait alat tangkap ikan yang tidak merusak lingkungan. Hal ini penting agar sumber daya laut kita tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ujar Ipda Edumanihar.
Ia juga menyoroti dampak negatif dari penggunaan alat tangkap ilegal, seperti bom ikan, pukat harimau, dan sejenisnya, yang dapat merusak ekosistem laut secara signifikan.
“Penggunaan alat tangkap yang melanggar aturan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan masa depan sektor perikanan kita,” tambahnya.
Dalam dialog tersebut, Ipda Edumanihar berharap para nelayan semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian laut dengan mengikuti aturan yang berlaku.
“Kami mengajak nelayan untuk bekerja sama dalam menjaga ekosistem laut. Dengan mematuhi ketentuan, tidak hanya kelestarian laut yang terjaga, tetapi risiko hukum juga dapat dihindari,” jelasnya.
Langkah preventif ini merupakan bagian dari upaya Satpolairud Polres Lhokseumawe untuk meningkatkan kesadaran nelayan sekaligus menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan setempat.
Pihak Polairud menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan dan aktivitas perikanan.
Dengan demikian, diharapkan upaya ini dapat menciptakan sektor perikanan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di masa depan.
(Nain)
















