BELAWAN || MATANEWSTV.com — Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengingatkan keluarga besar TNI Angkatan Laut agar bijak menggunakan media sosial. Pesan tersebut disampaikan dalam acara tatap muka Pembina Utama Jalasenastri dalam rangka HUT ke-80 Jalasenastri Tahun 2026.
Pesan itu disampaikan Kasal melalui Video Conference (Vicon) yang diikuti Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Dankodaeral I) Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., bersama Ketua Daerah Kodaeral I Ny. Lia Deny Septiana, di Gedung Yos Sudarso Makodaeral I, Belawan, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2026).
Dalam arahannya, Kasal menekankan pentingnya kehati-hatian sebelum mengunggah maupun membagikan informasi di ruang digital. Ia mengingatkan agar setiap anggota keluarga besar TNI AL tidak bertindak impulsif di media sosial karena unggahan yang dibuat dapat menimbulkan dampak jangka panjang.
Prinsip “saring sebelum sharing” menjadi salah satu pesan utama dalam pembinaan tersebut. Setiap informasi yang hendak dibagikan kepada publik perlu dipertimbangkan terlebih dahulu, baik dari sisi kebenaran, kepatutan maupun dampaknya.
Menurut Kasal, jejak digital bukan sekadar rekam aktivitas pribadi. Perilaku seseorang di media sosial juga dapat mencerminkan kehormatan diri, keluarga, Jalasenastri hingga institusi TNI Angkatan Laut.
Karena itu, keluarga besar TNI AL diminta menjaga etika serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, terlebih di tengah perkembangan teknologi informasi yang membuat setiap unggahan dapat dengan cepat tersebar dan menjadi konsumsi publik.
Selain persoalan etika bermedia sosial, Kasal juga menyoroti pentingnya dukungan prajurit terhadap aktivitas organisasi Jalasenastri. Para suami di lingkungan TNI AL diharapkan memberikan ruang, izin dan dukungan moral kepada istri untuk aktif dalam kegiatan organisasi.
Dukungan tersebut dinilai penting agar anggota Jalasenastri dapat menjalankan perannya secara maksimal sekaligus memberikan kontribusi positif bagi organisasi dan keluarga besar TNI AL.
Kasal juga mengingatkan keluarga besar TNI Angkatan Laut mengenai kepatuhan terhadap prosedur ketika berada di luar negeri. Hal itu mencakup kelengkapan dokumen perjalanan, ketentuan imigrasi, perizinan serta berbagai aturan yang berlaku di negara tujuan.
Ia menekankan bahwa setiap tindakan ketika berada di luar negeri tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga dapat dikaitkan dengan keluarga, Jalasenastri dan institusi TNI Angkatan Laut.
Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan Jalasenastri agar seluruh anggotanya mampu menjalankan peran secara bertanggung jawab, menjaga kehormatan keluarga serta mempertahankan citra dan wibawa institusi.
Di tengah semakin luasnya penggunaan media sosial dan meningkatnya mobilitas masyarakat, pesan “saring sebelum sharing” menjadi pengingat agar setiap anggota keluarga besar TNI AL lebih bijak dalam berkomunikasi, baik di ruang digital maupun dalam kehidupan sehari-hari.
(Dispen Kodaeral I)
(AH)

















