LABUHANBATU SELATAN || MATANEWSTV.com — Polres Labuhanbatu Selatan mendorong pelajar agar semakin cerdas dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Training of Trainer (TOT) Program AI yang digelar Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Labuhanbatu Selatan di SMK Yayasan Perguruan Kihajar Dewantara, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (14/8/2026).
Sebanyak 30 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Sosialisasi turut dihadiri Kabag SDM Polres Labuhanbatu Selatan KOMPOL Dodi Nainggolan, S.H., M.H., Paur Subbagwatpers SDM IPDA Miko Siswoyo, Ketua Yayasan YP Kihajar Dewantara Naga Parlaungan Lubis, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah Rusmialdi Siregar, personel Polres Labuhanbatu Selatan, guru serta para siswa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian mengenalkan perkembangan teknologi AI kepada generasi muda sekaligus membangun kesadaran mengenai penggunaan teknologi secara bijak, aman dan bertanggung jawab.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., melalui Kabag SDM KOMPOL Dodi Nainggolan mengatakan, perkembangan AI merupakan bagian dari kemajuan teknologi yang tidak dapat dihindari.
Karena itu, menurut dia, pelajar perlu memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup agar AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan positif, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Generasi muda harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence. Yang terpenting adalah bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, bukan disalahgunakan,” ujar Dodi.
Ia menekankan, pemanfaatan AI perlu diiringi kesadaran, etika dan tanggung jawab. Teknologi tersebut dapat membantu proses belajar, mencari informasi hingga mengembangkan kreativitas apabila digunakan secara tepat.
“Pemahaman tentang penggunaan AI secara bijak, aman dan bertanggung jawab sangat penting diberikan sejak dini,” katanya.
Kepala Sekolah YP Kihajar Dewantara Rusmialdi Siregar mengapresiasi langkah Polres Labuhanbatu Selatan yang memberikan edukasi mengenai AI kepada para siswa.
Menurutnya, sosialisasi tersebut memberikan wawasan baru bagi peserta didik agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami batasan serta tanggung jawab dalam penggunaannya.
“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik kedatangan Polres Labuhanbatu Selatan untuk memberikan sosialisasi tentang AI. Semoga para siswa dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak, aman dan bertanggung jawab,” ujar Rusmialdi.
Dalam kegiatan tersebut, IPDA Miko Siswoyo juga mengajak para siswa memahami manfaat sekaligus potensi dampak negatif penggunaan AI.
Ia berharap para peserta mampu membedakan penggunaan teknologi yang memberikan manfaat dengan pemanfaatan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Harapan kami ke depannya para murid dapat memahami mana yang baik dan mana yang kurang baik dalam penggunaan AI, sehingga teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan dan kegiatan positif lainnya,” kata Miko.
Sosialisasi berlangsung interaktif dalam suasana aman dan kondusif. Para siswa mendapatkan pemahaman bahwa kecanggihan AI perlu diimbangi kemampuan berpikir kritis, etika serta tanggung jawab.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Labuhanbatu Selatan tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengambil peran dalam meningkatkan literasi teknologi di kalangan generasi muda.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya pelajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu menggunakan AI secara cerdas, aman dan bertanggung jawab.
Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif yang mendukung terciptanya generasi muda yang cerdas, berkarakter dan melek teknologi.
(Ali Doar Nasution S.Pd)

















