IMG-20260629-WA0278

Nelayan Remaja di Deli Serdang Tewas Tersambar Petir, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Laut

Serdang Bedagai  | matanewstv.com

Seorang nelayan remaja bernama Angga Syahputra (17), warga Desa Pantai Labu Pekan, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan meninggal dunia setelah dua hari hilang akibat tersambar petir di perairan Muara Paluh Paluh.

Jasadnya ditemukan mengapung di laut oleh nelayan pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, sekitar 8 mil dari Dusun VI Pematang Paoh, Desa Kwala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama ayahnya, Syahrial (49), dan abang iparnya, Tri Wibowo (34), tengah melaut untuk menangkap ikan pada Kamis (20/3/2025) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Saat sedang menebar jaring, tiba-tiba petir menyambar korban hingga ia terjatuh ke laut.

Melihat kejadian itu, kedua saksi berusaha mencari korban di sekitar lokasi jatuhnya menggunakan kapal motor. Mereka berputar selama kurang lebih satu jam, namun korban tidak ditemukan.

Akhirnya, mereka kembali ke darat dan melaporkan kejadian tersebut ke Unit Markas Polairud Deli Serdang.

Pencarian terus dilakukan hingga akhirnya pada Sabtu pagi, dua nelayan lokal bernama Lamsyah dan Amat, warga Dusun VI Pematang Paoh, menemukan jasad korban mengapung di perairan Pantai Cermin. Temuan ini langsung dilaporkan ke pihak berwenang.

Evakuasi dan Penyerahan Jasad

Mendapat laporan tersebut, Unit Pol Airud Polres Deli Serdang segera berkoordinasi dengan Satpol Airud Polres Serdang Bedagai, aparatur desa, dan Koramil setempat untuk melakukan evakuasi.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke darat dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, mengatakan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tragis ini.

Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, Polsek Pantai Cermin Polres Serdang Bedagai masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait kejadian ini,” ujar IPTU Zulfan Ahmadi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem saat melaut, terutama saat musim hujan yang berisiko tinggi terjadi sambaran petir.

Nain ®

 

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Guru Terduga Pelaku Pencabulan Anak Ditangkap Usai 7 Bulan Buron, Polisi Pastikan Perlindungan Korban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *