MATANEWSTV.com | Jakarta — Organisasi masyarakat Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) menggagas pembentukan Badan Musyawarah (Bamus) Madura sebagai wadah yang menghimpun berbagai organisasi masyarakat Madura dari beragam latar belakang.
Ketua Umum Madas Nusantara, Jusuf Rizal, mengatakan pembentukan Bamus Madura dinilai penting untuk menyatukan visi dan tujuan organisasi ke-Maduraan yang kini berkembang di berbagai daerah.
“Sudah saatnya Madura memiliki Bamus agar terbangun kesamaan visi, persepsi, dan tujuan dalam mengembangkan organisasi ke-Maduraan guna turut membangun Madura. Organisasi yang banyak tumbuh, jika tidak ada pembinaan, bisa menjadi kontraproduktif,” kata Jusuf Rizal di Jakarta, Sabtu.
Gagasan tersebut disampaikan Jusuf Rizal saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Kapolsek Jakarta Timur, Sutoro, serta Ketua DPD Madas Nusantara Jakarta Timur, Abd Hamid, beserta jajaran pengurus.
Menurut Jusuf Rizal, Bamus Madura dirancang sebagai forum yang melibatkan berbagai unsur masyarakat Madura, mulai dari organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, ulama, pengusaha, tokoh masyarakat hingga unsur pemerintah.
Ia menjelaskan, lembaga tersebut memiliki sejumlah fungsi utama, di antaranya menyatukan berbagai organisasi masyarakat Madura yang memiliki kesamaan aspirasi dan tujuan. Selain itu, Bamus Madura juga diharapkan mampu merancang program bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), baik di bidang pendidikan, moral, agama, budaya maupun ekonomi.
“Bamus juga diharapkan menjadi mitra TNI, Polri, dan pemerintah dalam menjaga kerukunan, keamanan, serta ketertiban masyarakat,” ujar Jusuf Rizal.
Selain itu, forum tersebut juga akan berperan menyalurkan aspirasi berbagai organisasi masyarakat kepada pemerintah dalam bentuk konsep, gagasan, maupun program pembangunan, termasuk mendorong Madura menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Jusuf Rizal yang juga dikenal sebagai Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menambahkan, Bamus Madura nantinya akan dibentuk baik di tingkat pusat maupun daerah sesuai kebutuhan. Lembaga itu diharapkan menjadi rumah besar masyarakat Madura untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta pengembangan jaringan usaha.
Ia juga menyebut dirinya memiliki garis keturunan dari tokoh sejarah Madura, Arya Wiraraja dari Sumenep.
Terkait waktu pembentukan, Jusuf Rizal mengatakan gagasan tersebut akan diperkenalkan terlebih dahulu dalam sebuah forum besar di Madura yang akan mengundang berbagai unsur masyarakat, mulai dari ormas, ulama, tokoh masyarakat, pengusaha, cendekiawan hingga unsur pemerintah.
“Dari pertemuan itu akan dibentuk formatur yang menyusun struktur keterwakilan anggota di Bamus Madura. Secara prinsip semua unsur akan dilibatkan,” kata Jusuf Rizal yang juga menjabat Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI).
▶️ (Jumin/Tim)
















