IMG-20260629-WA0278

Isi Kuliah Umum di USK, Kapolda Aceh Ajak Mahasiswa Wujudkan Harmoni Kamtibmas dan Penegakan Hukum

ACEH đź”· matanewstv.com

MATANEWSTV.com | Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengisi kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK), Selasa (30/9/2025), di Gedung AAC Dayan Dawood.

Kuliah umum yang mengusung tema “Harmoni Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Penegakan Hukum” itu dihadiri ratusan mahasiswa lintas fakultas dan berlangsung interaktif.

Dalam pemaparannya, Kapolda menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan hasil dari partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dengan literasi, kreativitas, dan semangat kritis yang dimiliki, mereka bisa menjadi motor penggerak terciptanya harmoni sosial sekaligus mitra Polri dalam menjaga kamtibmas,” ujar Irjen Marzuki.

Kapolda juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus selaras dengan nilai keadilan dan kearifan lokal.

Ia menekankan, hukum bukan semata-mata untuk menghukum, melainkan juga menjadi instrumen pembinaan, pencegahan, serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Lebih jauh, ia menguraikan bahwa Aceh memiliki potensi strategis yang harus dijaga, baik dari sisi sumber daya alam, posisi geografis, hingga kekayaan budaya dan spiritual.

Semua itu, kata Kapolda, hanya bisa dikelola optimal bila daerah dalam kondisi stabil, aman, dan tertib.

“Keamanan adalah modal utama bagi Aceh untuk tumbuh maju dan sejahtera. Tanpa keamanan, semua sektor akan terganggu, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga aktivitas sosial. Sebaliknya, bila situasi aman, maka investasi masuk, pariwisata berkembang, lapangan kerja terbuka, dan angka kemiskinan bisa ditekan,” jelasnya.

Dalam pandangannya, harmoni kamtibmas dan penegakan hukum hanya dapat tercapai melalui tiga elemen utama:

Aturan hukum yang jelas, aparat penegak hukum yang berintegritas, serta kesadaran masyarakat dalam menaati aturan.

Ketiganya, menurut Kapolda, harus berjalan beriringan agar cita-cita membangun masyarakat madani dapat diwujudkan.

“Tujuan besar kepolisian adalah membangun masyarakat madani, yaitu masyarakat yang adil, makmur, beradab, dan menjunjung tinggi hukum serta nilai moral. Konsep ini sejalan dengan identitas Aceh yang religius, berbudaya, dan demokratis,” tegas Kapolda.

Kuliah umum ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari isu penegakan hukum hingga keamanan digital. Suasana diskusi berlangsung hangat dan konstruktif.

Di akhir kegiatan, Kapolda mengajak mahasiswa untuk selalu menjaga persatuan dan mengedepankan dialog dalam menghadapi perbedaan.

“Harmoni kamtibmas hanya bisa terwujud apabila kita semua mampu menumbuhkan sikap saling percaya, saling menghargai, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” pungkasnya.

(Nain)

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Polres Pematangsiantar Ungkap Kasus Kepemilikan Ganja 1,10 Gram di Jalan Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *