IMG-20260629-WA0278

Belasan Warga Desa Sampali Terserang DBD, Muhammad Dahnil Ginting Lakukan Fogging untuk Cegah Penyebaran

Deliserdang matanewstv.com

Sebanyak 12 warga Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dilaporkan terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam dua pekan terakhir.

Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti ini memicu kekhawatiran warga, khususnya di Dusun XIV yang menjadi salah satu wilayah terdampak.

Menanggapi situasi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Partai Gerindra, Muhammad Dahnil Ginting SE, turun langsung ke lokasi pada Senin (14/11) pagi untuk melakukan fogging atau pengasapan. Tindakan ini dilakukan guna mencegah meluasnya penyebaran DBD.

Kehadiran politisi dari Dapil 6 tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa terbantu dengan langkah sigap tersebut.

Salah satu warga Dusun XIV, Nurhasana Tarigan, menyampaikan rasa syukurnya atas tindakan cepat yang dilakukan Muhammad Dahnil Ginting.

Ia mengungkapkan bahwa anaknya menjadi salah satu korban DBD.

Awalnya anak saya demam tinggi, lalu kami bawa ke rumah sakit. Dokter menyatakan anak saya terkena DBD dengan jumlah trombosit turun hingga 80 ribu. Syukur, setelah dirawat kondisinya mulai membaik,” ujarnya.

Nurhasana juga mengapresiasi fogging yang dilakukan Dahnil Ginting karena menjangkau seluruh pelosok dusun.

“Kami merasa sangat terbantu. Semoga ini bisa memutus rantai penyebaran penyakit,” tambahnya.

Muhammad Dahnil Ginting menjelaskan bahwa langkah fogging ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang meminta seluruh kader partai untuk sigap merespons permasalahan masyarakat.

Fogging memang langkah kecil, tetapi dampaknya besar bagi masyarakat. Kami ingin memastikan setiap keluhan warga dapat ditangani dengan cepat,” kata Dahnil.

Selain fogging, Dahnil juga merencanakan penyemprotan massal di seluruh Desa Sampali dalam waktu dekat guna mencegah penyebaran DBD secara lebih luas.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Kami berharap masyarakat juga aktif menjaga kebersihan lingkungan. Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan partai politik sangat penting untuk mencegah penyakit ini,” ujarnya.

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang, kasus DBD di wilayah ini meningkat seiring datangnya musim hujan.

Masyarakat diimbau untuk waspada dan segera melapor ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri sendi, dan muncul bintik merah di kulit.

Tindakan fogging yang dilakukan Muhammad Dahnil Ginting dinilai sebagai langkah strategis untuk memutus rantai penyebaran DBD.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, sangat diperlukan agar kasus serupa tidak terus meningkat di masa mendatang.

(Nain)

 

 

IMG-20260814-WA0199 IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Polsek Medang Deras Laksanakan Patroli di Gereja HKBP Pagurawan, Pastikan Keamanan Jemaa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *