Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Lapas Kotapinang Gelar Sidang TPP, Seleksi Pemuka dan Tamping Diperketat

Kotapinang  | matanewstv.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kotapinang, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) guna memperketat seleksi Pemuka dan Tamping, Kamis (20/2).

Sidang yang dipimpin oleh Kepala Sub Seksi Pembinaan, Najwar Tambak, S.H., selaku Ketua TPP ini, mengacu pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemuka serta Tamping di Lapas.

Dalam arahannya, Najwar menegaskan pentingnya sidang TPP untuk memastikan proses pengangkatan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Kita harus memastikan bahwa setiap pemuka dan tamping yang diangkat benar-benar memenuhi syarat administratif dan substantif. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keberhasilan program pembinaan,ujarnya.

Najwar juga menekankan pentingnya kolaborasi antar Wali Pemasyarakatan dalam mendukung tugas pembinaan di Lapas.

Menurutnya, sinergi yang baik akan memastikan proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan.

Senada dengan itu, Sekretaris TPP yang juga Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Chairul Afandi, S.H., menjelaskan bahwa peran Wali Pemasyarakatan sangat vital dalam mendampingi narapidana selama masa pembinaan.

Pengangkatan pemuka dan tamping harus melalui evaluasi menyeluruh, baik dari sisi perilaku, tanggung jawab, maupun kompetensi. Ini untuk memastikan mereka mampu menjadi perpanjangan tangan petugas dalam membina warga binaan lainnya,” jelas Chairul.

Sementara itu, Kepala Lapas Kotapinang, Loviga Ferdinanta Sembiring, S.H., M.H., dalam arahannya sebelum sidang menegaskan bahwa TPP harus berfokus pada peningkatan kualitas pembinaan dan pemenuhan hak-hak warga binaan.

Saya berharap setiap usulan yang disampaikan benar-benar mempertimbangkan aspek integritas dan kapabilitas. Pemuka dan tamping yang terpilih nantinya diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembinaan di dalam Lapas,” tegas Loviga.

Lapas Kotapinang terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan.

Melalui seleksi pemuka dan tamping yang ketat, diharapkan program pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan menciptakan lingkungan Lapas yang lebih kondusif.

■Ali Doar Nasution S.Pd

 

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Lapas Kelas III Kotapinang Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan, Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *