Deli Serdang, 13 September 2024,matanewstv.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu, 7 September 2024, telah menyebabkan banjir genangan yang berdampak pada ratusan rumah warga di Dusun VI dan VII.
Ketinggian air dilaporkan mencapai 20 hingga 60 cm, merendam permukiman warga serta badan jalan di Perumahan PT Yuki.
Menurut laporan yang diterima dari Kepala Desa Hamparan Perak, hujan deras selama lebih dari tiga jam pada malam hari telah menyebabkan aliran air dari Desa Klambir, Desa Selemak, dan Desa Hamparan Perak meluap dan membanjiri dua dusun tersebut.
Berdasarkan hasil asesmen dari BPBD Deli Serdang, total sebanyak 237 kepala keluarga (KK) dengan 866 jiwa terdampak banjir genangan ini. Di Dusun VI, sebanyak 217 KK atau 826 jiwa, termasuk 43 lansia, 48 balita, dan 4 ibu hamil, terdampak banjir.
Sementara itu, di Dusun VII terdapat 10 KK dengan total 40 jiwa, 6 di antaranya lansia. Selain itu, sekitar 10 hektar areal persawahan juga ikut terendam.
Sebagian warga yang terdampak masih mengungsi di tenda-tenda pengungsian dan rumah keluarga terdekat, meskipun ada pula yang memilih tetap bertahan di rumah masing-masing untuk menjaga harta benda mereka.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa ataupun kerusakan fasilitas umum akibat banjir tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Deli Serdang bersama sejumlah instansi terkait, seperti BWSS Sumut, Dinas Sosial, Puskesmas, dan perangkat desa, telah melakukan berbagai upaya penanggulangan bencana.
Selain berkoordinasi untuk penyediaan tenda pengungsian dan dapur umum, tim juga meninjau lokasi untuk mitigasi lebih lanjut. Kondisi air saat ini sudah mulai surut, dengan ketinggian berkisar antara 10 hingga 20 cm.
Sebagian warga juga telah mulai membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa banjir.
Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah perlunya normalisasi parit Sei Awak sepanjang 5 km yang mengalami penyempitan dan pendangkalan.
Upaya ini diperlukan untuk mencegah banjir susulan di kemudian hari.
Penanganan bencana ini melibatkan berbagai pihak, termasuk TRC BPBD Deli Serdang, BWSS Sumut, Camat Hamparan Perak, Kepala Desa dan perangkat desa setempat, Puskesmas Hamparan Perak, Tagana Deli Serdang, Pramuka Peduli, serta Karang Taruna.
Saat ini, dapur umum masih beroperasi untuk membantu warga yang terdampak, sementara kondisi air sudah berangsur surut. Pihak berwenang terus memantau situasi dan memastikan langkah-langkah penanganan bencana dilakukan secara optimal.
Laporan ini disampaikan oleh Tim Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Deli Serdang sebagai bahan evaluasi lebih lanjut.
(Heri)
















