Pematangsiantar | matanewstv.com
Polres Pematangsiantar menerima kunjungan kerja Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Ketupat Toba 2025 dari Itwasda Polda Sumut. Kegiatan ini berlangsung di Rupatama Polres Pematangsiantar pada Jumat, 28 Maret 2025, pukul 09.00 WIB.
Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari mekanisme berjenjang untuk memastikan kesiapan operasional di tingkat polres.
“Kegiatan ini adalah bentuk pengawasan dari Polda untuk mengarahkan dan mengevaluasi persiapan yang telah kami lakukan. Harapannya, segala rencana yang telah disusun dapat berjalan sesuai dengan pedoman dan fakta di lapangan,” ujar AKBP Sah Udur.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya evaluasi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2025.
Jika ada aspek yang perlu diperbaiki, hal tersebut harus segera ditindaklanjuti agar operasi pengamanan Lebaran dapat berjalan lancar.
Fokus Pengawasan: Administrasi, Anggaran, dan Kesiapan Operasi
Ketua Tim Wasops Itwasda Polda Sumut, Kombes Pol Budi Pardamean Saragih, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengawasan akan berlangsung selama tiga hari untuk memastikan kesiapan seluruh personel.
“Dalam pengawasan ini, kami akan mengevaluasi administrasi, keorganisasian, serta pengendalian anggaran. Seluruh data yang disajikan harus relevan dan dapat menjawab perkiraan intelijen untuk mendukung keberhasilan operasi,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan membantu kelancaran mudik Lebaran.
Oleh karena itu, aspek utama yang diperhatikan meliputi penempatan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan).
“Prinsip utama operasi ini adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kabag Ops harus mengendalikan personel dengan baik serta memastikan kehadiran dan kedisiplinan anggota melalui Propam,” tambahnya.
Penekanan pada Pengaturan Lalu Lintas dan Keamanan
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Budi Pardamean Saragih juga menyoroti pentingnya pengaturan arus lalu lintas serta kesiapan rekayasa jalur guna mengantisipasi kemacetan, terutama saat arus balik.
“Kami ingin memastikan bahwa rekayasa lalu lintas telah berjalan optimal. Personel harus siap menghadapi potensi kepadatan kendaraan agar arus mudik dan balik tetap terkendali,” tegasnya.
Selain itu, ia menginstruksikan agar seluruh perencanaan dan mekanisme pengendalian Pos Pam dan Pos Yan dipersiapkan dengan matang.
Pos Pam bertanggung jawab mengawasi operasional personel, sementara Pos Yan harus sigap membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.
Harapan untuk Kelancaran Operasi Ketupat Toba 2025
Mengakhiri arahannya, Kombes Pol Budi Pardamean Saragih meminta seluruh personel agar melaksanakan Operasi Ketupat Toba 2025 dengan penuh tanggung jawab.
“Operasi ini harus berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Semua personel diharapkan menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Dihadiri oleh Sejumlah Pejabat Kepolisian
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Pematangsiantar, serta para Karendal Ops dari berbagai wilayah, termasuk Simalungun, Labuhan Batu, Tanjung Balai, Asahan, Batu Bara, Tebing Tinggi, Sergai, Tanah Karo, Pakpak Barat, Tapanuli Utara, Nias Selatan, Samosir, Tapanuli Tengah, dan Dairi.
Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan Operasi Ketupat Toba 2025 dapat berjalan optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.
®️ Ilham Lubis
















