Sumatera Utara | | MATANEWSTV.Com
Pematangsiantar – Seorang pria berusia berinisial JS (57) ditemukan meninggal dunia usai menjalani terapi di Angel Refleksi, Kompleks Megaland, Kota Pematangsiantar, Sabtu (8/2/2025) sore.
Pihak kepolisian Polsek Siantar Timur segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian setelah menerima laporan dari SPKT Polres Pematangsiantar.
Kapolsek Siantar Timur, IPTU Edy J.J. Manalu, SH, MH, mengonfirmasi bahwa korban telah berada di RS Vita Insani saat personel kepolisian tiba.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi, JS, yang diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan asam urat kronis, sering melakukan terapi di Angel Refleksi.
Pada hari kejadian, ia tiba di lokasi mengendarai sepeda motor dan memesan seorang terapis untuk menangani keluhan sakit di kakinya.
Sebelum menjalani terapi di lantai dua, ia sempat membeli minuman botol dari kasir.
Saat proses pemijatan berlangsung, JS tiba-tiba mengeluh sesak di dada. Terapis yang menanganinya segera menyarankan agar ia beristirahat.
Namun, kondisi korban semakin memburuk, hingga akhirnya terapis lain turut dipanggil untuk memberikan bantuan.
Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan, seorang terapis segera memesan layanan transportasi daring untuk membawa JS ke RS Vita Insani.
Sayangnya, setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), dokter jaga menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.
Pernyataan Pihak Keluarga
JPS, anak korban, menyampaikan bahwa keluarga menolak autopsi dengan alasan JS telah lama menderita diabetes dan asam urat dalam kondisi kronis.
Pernyataan tersebut didukung dengan surat pernyataan bermaterai yang diberikan kepada pihak berwenang.
“Anak korban berkeyakinan bahwa kematian JS disebabkan oleh penyakit yang telah lama dideritanya. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dikebumikan,” ujar IPTU Edy dalam keterangannya.
Dengan hasil pemeriksaan yang tidak menunjukkan indikasi kekerasan, pihak kepolisian menutup penyelidikan dan menyerahkan jenazah kepada keluarga.
Ilham Lubis^
(Sumber Humas Polres Pematangsiantar).
















