Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

PT PMT Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 9 Persen, Sinyal Pulihnya Sektor Logistik Sumut

MATANEWSTV.com | Medan, Belawan — Aktivitas bongkar muat di dua pelabuhan utama Sumatera Utara menunjukkan geliat positif sepanjang tahun 2025. PT Prima Multi Terminal (PMT) mencatat arus peti kemas mencapai 517.584 TEUs hingga September 2025, atau tumbuh sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian ini menjadi sinyal kuat pemulihan sektor logistik dan perdagangan di kawasan barat Indonesia.

Dua terminal yang dikelola PMT, yakni Terminal 1 Belawan dan Terminal 2 Kuala Tanjung, menjadi motor utama pertumbuhan tersebut.

Di Terminal Belawan, arus peti kemas domestik tercatat 469.153 TEUs, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu. Lonjakan ini tak lepas dari meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan di wilayah Sumatera Utara yang kembali menggeliat pascapandemi.

Sementara itu, Terminal Kuala Tanjung mencatat pertumbuhan mencolok pada arus peti kemas internasional.

Volume ekspor-impor melonjak tajam dari 695 TEUs pada September 2024 menjadi 9.224 TEUs pada September 2025, atau naik lebih dari 1.000 persen. Angka ini menandakan semakin kuatnya posisi Kuala Tanjung sebagai pelabuhan strategis ekspor-impor di kawasan barat Indonesia.

Untuk mengimbangi peningkatan arus logistik tersebut, PMT menerapkan sejumlah langkah efisiensi operasional. Di antaranya melalui pengaturan ulang lapangan penumpukan dan optimalisasi proses bongkar muat di dermaga.

Hasilnya, rasio waktu efektif bongkar muat terhadap waktu sandar kapal (effective time to berthing time ratio) di Terminal Belawan meningkat sebesar 5 persen, menjadi 83,32 persen hingga September 2025.

Dalam keterangan persnya, Selasa (21/10), Pelaksana Tugas Direktur Utama PT PMT, Rudi Susanto, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur di perusahaan.

“Kami melihat tren positif ini sebagai buah dari langkah-langkah perbaikan yang berkesinambungan. Fokus kami bukan hanya pada peningkatan volume, tetapi juga memastikan seluruh proses operasional berjalan lebih cepat, aman, dan efisien,” ujarnya.

Rudi menambahkan, posisi PMT sebagai pengelola dua terminal vital di Sumatera Utara membawa tanggung jawab besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Peningkatan arus peti kemas ini mencerminkan kepercayaan dunia usaha terhadap layanan pelabuhan di Sumatera Utara yang terus membaik. Kami akan terus menjaga momentum ini melalui peningkatan efisiensi dan pelayanan yang konsisten,” tegasnya.

Selain efisiensi, PMT juga menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama.

Perusahaan menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan target Zero Accident, melalui pengawasan lapangan yang ketat, pelatihan rutin, serta penerapan standar keselamatan di seluruh fasilitas pelabuhan.

“Keselamatan menjadi kunci keberlanjutan operasi yang produktif,” tambah Rudi.

Dari sisi makroekonomi, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat perekonomian provinsi ini terus tumbuh positif.

Pada kuartal II tahun 2025, sektor industri pengolahan naik 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan sektor industri tersebut turut mendorong meningkatnya aktivitas logistik di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung.

Dengan posisi strategis sebagai gerbang barat Indonesia dan didukung potensi sumber daya alam yang besar, Sumatera Utara dinilai memiliki peluang kuat menjadi pusat industri dan logistik nasional.

PMT optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai operator pelabuhan andal di kawasan barat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

🔷FS

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Pelindo Regional 1 Bagikan 4.400 Paket Sembako Gratis di Bulan Ramadhan 1446 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *