Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000IMG-20260521-WA0048

Pelajar 12 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Karung di Serdang Bedagai

Pantai Cermin | matanewstv.com

Masyarakat Desa Lubuk Saban, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pelajar berusia 12 tahun yang ditemukan di dalam sebuah karung goni di kebun sawit milik warga pada Jumat sore (13/12).

Korban, berinisial A.S., diketahui telah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak dua hari sebelumnya.

Sekitar pukul 11.00 WIB di hari yang sama, orang tua korban melaporkan kehilangan anak mereka ke Polsek Pantai Cermin.

Korban dilaporkan tidak kembali ke rumah selama dua hari. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian segera menerbitkan surat laporan kehilangan orang.

Beberapa jam setelah laporan diterima, sekitar pukul 16.00 WIB, Polsek Pantai Cermin mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai penemuan mayat di dalam sebuah karung di Dusun 3 Desa Lubuk Saban.

Dipimpin oleh Kapolsek Pantai Cermin, AKP Herwin, S.H., petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Di lokasi, petugas menemukan karung goni berwarna putih bergaris hijau yang berisi jasad korban.

Karung tersebut ditemukan oleh salah satu saksi, Safarudin (37), warga setempat, saat sedang mencari keponakannya yang hilang.

Safarudin mencurigai karung tersebut karena posisinya yang mencolok di kebun sawit.

Setelah membuka karung yang dalam kondisi sobek, ia mendapati jasad korban A.S. yang telah tak bernyawa. Penemuan ini segera dilaporkan kepada keluarga korban dan pihak kepolisian.

Personel INAFIS dari Polres Serdang Bedagai tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal.

Hasilnya, korban dipastikan adalah A.S., yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Selain jasad korban, petugas juga menemukan barang bukti berupa sebuah helm berwarna hitam di sekitar lokasi.

Baca juga   Cegah 3C dan Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Polres Batu Bara Gelar Patroli Mobile Perintis

Helm tersebut diduga milik pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Pantai Cermin, AKP Herwin, S.H., menjelaskan bahwa korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Kami akan terus melakukan pendalaman kasus ini. Segala temuan di lapangan sedang dianalisis untuk mengungkap pelaku,” ujar Kapolsek.

Lima warga setempat yang menjadi saksi dalam kasus ini adalah:

1. Safarudin (37)

2. Juliadi (44)

3. Agus (37)

4. Mayaruddin (33)

5. Edi Hartono (38)

Kelima saksi memberikan keterangan penting terkait penemuan jasad korban, terutama Safarudin yang pertama kali menemukan karung berisi jasad tersebut.

Kasus ini mengundang perhatian luas, terutama masyarakat setempat yang merasa terkejut dan prihatin.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi apapun yang dapat membantu penyelidikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tragis ini.

(Nain)

 

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *