Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 IMG-20260320-WA0015

Operasi Ketupat 2026 Operasi Kemanusiaan, Polri Utamakan Keselamatan Pemudik

 

MATANEWSTV.com |  Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 bukan sekadar operasi pengamanan lalu lintas, melainkan operasi kemanusiaan yang mengutamakan keselamatan masyarakat selama momentum Ramadan dan Idulfitri.

Menurut Agus, operasi tahunan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga mudik Lebaran dengan aman dan nyaman.

“Operasi Ketupat bukan hanya operasi lalu lintas untuk mengamankan arus mudik dan balik. Ini adalah operasi kemanusiaan, di mana keselamatan masyarakat menjadi yang paling utama,” kata Agus, Kamis, 5 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Operasi Ketupat 2026 direncanakan berlangsung pada 13 hingga 26 Maret 2026. Sebelum operasi dimulai, Polri akan menggelar apel gelar pasukan pada 12 Maret 2026 untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana di lapangan.

Agus mengatakan pihaknya saat ini telah melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan anggota serta kelengkapan fasilitas pendukung yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

“Hari ini kita memastikan kesiapan anggota, sarana prasarana, serta seluruh kelengkapan pendukung operasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan Operasi Ketupat sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi lintas instansi. Polri telah melakukan berbagai persiapan melalui rapat koordinasi dan Tactical Floor Game (TFG) untuk mematangkan strategi pengamanan.

Menurut dia, evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat tahun sebelumnya juga telah dilakukan agar pengamanan mudik tahun ini dapat berjalan lebih efektif.

“Stakeholder dan kolaborasi adalah kunci. Kita sudah rapat koordinasi, latihan tactical floor game, serta evaluasi pelaksanaan tahun lalu. Harapannya Operasi Ketupat 2026 bisa berjalan lebih baik dan lebih lancar,” kata Agus.

Dalam pelaksanaannya nanti, ribuan personel gabungan akan diterjunkan. Personel tersebut berasal dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Selain itu, berbagai pos pengamanan dan pelayanan juga akan didirikan di sejumlah titik strategis untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Agus menjelaskan, terdapat lima klaster utama yang menjadi fokus pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026. Kelima klaster tersebut meliputi jalan tol, jalan arteri, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta kawasan wisata.

Untuk pelabuhan penyeberangan, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah jalur utama seperti Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ketapang, dan Pelabuhan Gilimanuk.

“Lima klaster itu menjadi perhatian utama, mulai dari jalan tol, arteri, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, hingga tempat wisata dan pusat perbelanjaan, termasuk juga jalur alternatif,” ujar Agus.

▶️ Rosma Nurliana

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000
Baca juga   Sat Reskrim Polres Nias Selatan Ungkap Dugaan Kasus Beras Oplosan, 83 Karung Diamankan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *