Simalungun, matanewstv.com || Pemerintah Kabupaten Simalungun bergerak cepat merespons persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Pasar Bawah, Serbalawan.
Pada Kamis (10/4), Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih memimpin langsung Rapat Teknis Penanganan Banjir yang digelar di Balai Harunguan, Kantor Camat Tapian Dolok.
Rapat dimulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri sejumlah pejabat penting. Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang tampak hadir, bersama Ketua DPRD Simalungun Sugiarto S.E., perwakilan TNI dari Kodim 0207/Sml, Dinas PUTR, dan sejumlah perusahaan swasta seperti PTPN IV dan PT Bridgestone.
Dikonfirmasi terpisah pada sore harinya, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa rapat membahas secara teknis penyebab dan solusi banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Bah Sikkam.
Sungai ini disebut tak mampu menampung debit air tinggi saat hujan deras, apalagi dengan kiriman air dari kawasan perkebunan Pondok Baru dan Purba Sari.
“Dinas PUTR mengusulkan pembangunan sistem pengalihan aliran dari kebun dan kolam retensi agar air tak langsung masuk ke Sungai Bah Sikkam,” ujar Verry.
Selain curah hujan, penumpukan sampah juga jadi sorotan utama. Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa persoalan ini tak bisa ditangani satu pihak saja.
“Kita butuh kerja sama semua pihak. Ini soal keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ketua DPRD Sugiarto pun menambahkan bahwa distribusi air dari hulu harus dibenahi.
“Tak bisa saling menyalahkan, yang penting kita duduk bersama cari jalan keluar,” ujarnya.
Dari sisi warga, sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Dolok Batu Nanggar mengusulkan pendataan korban, pengerukan sungai dengan alat berat, pembukaan pintu air Dolok Ilir, hingga penghijauan daerah aliran sungai.
Dukungan juga datang dari dunia usaha. Direktur Operasional PalmCo PTPN IV, Ir. Rizal Damanik, dan perwakilan PT Bridgestone menyatakan siap membantu, bahkan menyarankan pembentukan tim teknis bersama konsultan ahli.
Rapat pun menghasilkan kesepakatan bahwa Pemkab akan segera menggandeng konsultan untuk merancang solusi permanen.
Kehadiran Kapolres AKBP Marganda Aritonang dalam rapat ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung penanggulangan bencana di wilayah hukum Simalungun.
Langkah ini dinilai penting dalam menciptakan rasa aman dan kepastian tindakan bagi masyarakat terdampak banjir.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal penting untuk mengakhiri banjir langganan di Pasar Bawah Serbalawan. Warga pun menaruh harapan besar pada aksi nyata pemerintah setelah pertemuan ini.
®️ Ilham Lubis

















