banner 728x250

Dugaan Gelapkan Dana PIP, Ketua PPK Hamparan Perak Dilapor Polisi

Laporan Wali Murid Menyebut Ada Merekayasa Data Murid untuk Dana PIP

 

Matanewstv.com  | | BINJAI – Dugaan gelapkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) ratusan siswa yayasan Delisha, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Hamparan Perak,Kabupaten Deli Serdang, Arief dilapor oleh wali murid ke Polres Binjai, Senin (5/2/2024).

banner 728x250

Laporan terhadap Ketua PPK Hamparan Perak yang juga merupakan Ketua Yayasan Delisha tertuang dengan nomor LP/B/58/II/2024/SPKT/POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 1 Februari 2024 terkait dugaan penggelapan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolah Delisha Kecamatan Hamparan Perak.

Diketahui ratusan murid dibawa pihak Yayasan Delisha ke Bank BNI cabang Petisah Medan dan BNI Cabang Stabat Langkat.

Malahan dugaan keras Ketua Yayasan Arif ada merekayasa data murid untuk mendapatkan dana PIP.

Awalnya murid diberangkatkan dari sekolah Delisha sebanyak 2 bus membawa seratusan siswa-siswi SMK Delisha.

Setelah menunggu dan mendapatkan dana PIP sebesar Rp 1 juta lalu para murid pulang dan dikumpulkan kembali di sekolah Delisha.

Dengan modus untuk uang SPP sekolah, lalu Ketua Yayasan Delisha Arif
meminta kembali dana PIP dari para murid senilai Rp 1 juta dan mengembalikannya Rp 100 ribu.

Infonya laporan dugaan penggelapan dana PIP ke Polres Binjai berimbas dengan adanya intimidasi kepada warga Kota Datar bernama Boiran. Dirinya disebut-sebut ditekan oleh oknum anggota BPD Desa Tandem Hilir II Ariadi.

Bahkan anehnya info dari orang dalam, Ketua Yayasan Delisha diduga mengintimidasi para murid sekolah.

Pemerhati pendidikan S.Chaniago (53) penarikan uang PIP oleh Ketua Yayasan Delisha sebagai tindakan yang merugikan dan mencurigakan. Dana PIP seharusnya digunakan untuk membiayai pendidikan siswa tak mampu.

Seharusnya ada rembukan dengan komite sekolah dan wali siswa, sehingga persoalan terbuka. Penarikan uang dianggap ilegal dan perlu dipertanyakan keabsahan dan transparansi penggunaan dana PIP oleh yayasan tersebut,” ucap Chaniago.

Baca juga   Top BUMD Awards Tahun 2024, Tema “Penguatan Tata Kelola Dalam Membangun Kinerja Bisnis Dan Layanan BUMD”

Ketua Yayasan Delisha Arif terkesan membantah dan seakan menantang konfirmasi wartawan.

Silahkan konfirmasi ke sekolah dan bawa pihak-pihak yang keberatan. Kok bisa saudara mengatakan itu?,” ketus Arif. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *