SUMATERA UTARA | | MATANEWSTV.Com
Desa Kelambir, Deli Serdang — Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin di Desa Kelambir, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, secara resmi memulai pembangunan Gedung Dapur Bergizi Makan Gratis, Rabu (19/2/2025).
Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk :
- Ketua Puskopontren (Pusat Koperasi Pondok Pesantren) Dr. Sultoni Tri Kesuma, MA,
- Pimpinan dan Pengurus Pondok Pesantren Ustadz. Muhammad Irfan Lubis, S.Pd,
- Kepala Desa Kelambir H. Sahrial, SE, serta
- Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang Dapil 1 dari Fraksi PAN, Muhammad Ali.
Turut hadir pula Kapolsek Pantai Labu atau perwakilannya, perwakilan Pemerintah Kecamatan Pantai Labu, tokoh agama dan adat, serta para santri Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin.
Komitmen Pemerintah dalam Program Makan Gratis
Dalam sambutannya, Dr. Sultoni Tri Kesuma menegaskan bahwa program dapur bergizi makan gratis ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden RI, dengan pendanaan sepenuhnya berasal dari Pemerintah Pusat.
“Ini adalah program pemerintah untuk mendukung kesejahteraan santri dan masyarakat sekitar. Anggaran bukan berasal dari pesantren, namun tenaga kerja yang akan mengelola dapur ini direkrut dari warga setempat,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, Muhammad Ali, yang juga merupakan warga Desa Kelambir, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
“Dapur bergizi ini tidak hanya bermanfaat bagi para santri, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, terutama para ibu rumah tangga yang bisa mendapatkan peluang kerja,” ujarnya.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa
Kepala Desa Kelambir, H. Sahrial, SE, menyatakan dukungannya terhadap program ini, seraya mengapresiasi kemajuan pesat Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin dalam 4 (empat) tahun terakhir.
“Saya sangat mendukung pembangunan dapur bergizi ini. Program makan gratis ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap pendidikan dan kesejahteraan santri,” katanya.
Harapan Pimpinan Pondok Pesantren
Pimpinan Pondok Pesantren, Ustadz Muhammad Irfan Lubis, S.Pd, menyambut baik pembangunan dapur bergizi ini sebagai solusi bagi orang tua yang masih ragu memasukkan anaknya ke pesantren karena faktor ekonomi.
“Dengan adanya makan gratis, santri bisa lebih fokus belajar tanpa khawatir soal makanan. Ini juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap pesantren,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap dapur ini tidak hanya menjadi tempat penyediaan makanan sehat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi para pekerja.
“Kami akan memastikan bahwa pekerja di dapur ini menjalankan ibadah dengan baik, termasuk shalat lima waktu dan menjaga etika berpakaian sesuai ajaran Islam,” tambahnya.
Pesantren Berkembang Pesat dalam 5 (Lima) Tahun
Ustadz. Irfan juga mengungkapkan bahwa Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin kini telah berjalan selama hampir 5 (lima) tahun, dengan fokus utama pada dakwah dan pendidikan Islam.
“Kami mengajarkan kitab kuning, fikih, tauhid, dan tasawuf dengan metode dakwah tabligh Khuruj fi Sabilillah,” tuturnya.
Sebagai penutup, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas dukungan terhadap pesantren melalui program makan gratis ini.
“Meskipun dalam pernyataannya beliau mengatakan tidak perlu berterima kasih, kami tetap bersyukur dan mendoakan agar kebaikan Presiden Prabowo dibalas oleh ALLAH SWT,” ujarnya dengan penuh haru.
Peletakan Batu Pertama dan Do’a Bersama
Acara ini ditutup dengan doa bersama dan prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Ketua Puskopontren Dr. Sultoni Tri Kesuma, diikuti oleh para pemangku kepentingan lainnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan, menandai awal dari program yang diharapkan membawa manfaat besar bagi masyarakat dan santri Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin.
Dengan adanya dapur bergizi ini, diharapkan tercipta hubungan yang lebih erat antara pesantren dan masyarakat sekitar, serta semakin banyak santri yang mendapatkan manfaat dari fasilitas makan sehat dan gratis ini.
Red^
















