Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 IMG-20260320-WA0015

Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Cari Keluarga Korban Laka, Diduga ODGJ Tewas Tertabrak

SIMALUNGUN | MATANEWSTV.com — Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun mengimbau masyarakat membantu mengidentifikasi korban kecelakaan lalu lintas yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Jalan Pematangsiantar–Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Korban meninggal dunia setelah tertabrak mobil angkutan umum pada Selasa (17/2/2026) malam.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun, Yancen Hutabarat, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Umum Km 18–19, tepatnya di Dusun Marihat Dolok, Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan.

Menurut Yancen, kecelakaan melibatkan satu unit mobil angkutan umum jenis Daihatsu Grand Max milik PT Bandar Jaya Trans dengan nomor polisi BK 1137 WS yang dikemudikan pria berinisial LDH (23), seorang wiraswasta. Pengemudi disebut dalam kondisi sehat, serta memiliki surat izin mengemudi dan dokumen kendaraan lengkap.

“Korban merupakan pejalan kaki yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Kami menduga korban adalah ODGJ dan belum ada pihak keluarga yang melapor,” ujar Yancen, Rabu (18/2/2026).

Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kendaraan melaju dari arah Parapat menuju Pematangsiantar. Saat tiba di lokasi, seorang pejalan kaki tiba-tiba menyeberang dari sisi kiri ke kanan jalan.

Pengemudi tidak sempat menghindar karena korban muncul secara mendadak. Benturan menyebabkan korban terpental ke badan jalan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas yang menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, mengatur arus lalu lintas, melakukan olah TKP, serta mengamankan barang bukti.

Polisi juga mengungkap kondisi saat kejadian, yakni cuaca cerah pada malam hari dengan arus lalu lintas sedang di kawasan permukiman. Jalan nasional tersebut memiliki lebar sekitar 5,60 meter dengan permukaan aspal, marka jalan tersedia, namun tidak terdapat rambu lalu lintas. Kondisi jalan lurus dan agak menurun dari arah Parapat menuju Pematangsiantar.

Hasil analisis sementara menyebutkan kendaraan dalam kondisi layak jalan dan pengemudi memenuhi persyaratan keselamatan. Faktor utama kecelakaan diduga karena korban menyeberang secara tiba-tiba tanpa memperhatikan arus lalu lintas.

Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp3 juta. Pengemudi tidak mengalami luka dan telah memberikan keterangan kepada petugas.

Polisi Imbau Masyarakat
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Dolok Panribuan dan sekitarnya, untuk segera melapor jika mengenali korban atau kehilangan anggota keluarga yang diduga mengalami gangguan jiwa.

“Jenazah korban saat ini berada di rumah sakit dan menunggu untuk diserahkan kepada keluarga yang sah,” kata Yancen.

Selain itu, kepolisian juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi pengendara, terutama saat melintas pada malam hari di kawasan permukiman. Pejalan kaki juga diimbau menggunakan fasilitas penyeberangan dan memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum menyeberang.

Bagi keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa, polisi meminta agar pengawasan ditingkatkan untuk mencegah risiko kecelakaan, terutama di jalan raya.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas korban dapat menghubungi Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun atau kantor polisi terdekat.

▶️ Ilham Lubis

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000
Baca juga   Tiga Komplotan Curanmor di Medan Ditembak Saat Ditangkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *