Langkat | matanewstv.com
Kebakaran hebat melanda enam unit ruko di Jalan Ampera, Kelurahan Pekan Bahorok, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, pada Kamis (3/4) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Insiden ini menelan korban jiwa, yakni seorang ibu dan anak perempuannya yang meninggal dunia akibat terjebak dalam kepulan asap.
Kapolsek Bahorok, AKP Doni Gunawan, melalui Kasi Humas Polres Langkat, AKP Rajendra Kusuma, membenarkan peristiwa tragis tersebut.
Korban yang meninggal dunia adalah Ediliana Br. Sembiring (63), seorang pensiunan guru, dan putrinya, Isabella Catarina Br. Ketaren (40), yang berprofesi sebagai guru. Keduanya ditemukan tanpa luka bakar, namun diduga meninggal akibat sesak napas setelah menghirup asap tebal dari kebakaran.
Saat kejadian, tim pemadam kebakaran dari berbagai pihak dikerahkan untuk menjinakkan api.
Pemkab Langkat mengirimkan dua unit mobil pemadam kebakaran, dibantu satu unit dari Pemkab Binjai, dua unit dari PT. PP Lonsum, satu unit dari PT. LNK, serta dua unit milik perusahaan air minum isi ulang.
Warga sekitar juga turut membantu dalam upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah melalap habis enam unit ruko tersebut.
Selain korban jiwa, beberapa pemilik ruko yang terdampak dalam kebakaran ini diidentifikasi sebagai Mahdian (55), Artatik (55), Elizabet Br. Ketaren (60), Job Erman Ketaren (64), Khairul Anwar (63), dan Muhammad Ikhsan (56).
Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran dengan mendatangkan Unit Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Sumut untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Jenazah kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Sementara itu, aparat berwenang terus melakukan investigasi guna mengungkap faktor penyebab kebakaran yang menghanguskan enam ruko tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem keamanan kebakaran yang memadai di kawasan pemukiman dan pertokoan guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.
® Nain















