Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 IMG-20260320-WA0015

Sat Reskrim Polres Sergai Gelar Rekonstruksi Penembakan Remaja di Perbaungan

Serdang Bedagai, matanewstv.com

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Serdang Bedagai menggelar rekonstruksi kasus penembakan terhadap seorang remaja bernama Muhammad Alfath Arrisky (13), yang tewas akibat tindakan kekerasan. Rekonstruksi berlangsung di depan Gedung Sat Reskrim Polres Sergai mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.Kamis (21/11/2024)

Kasus ini melibatkan empat tersangka, yaitu EJN, MAA alias A, AP alias K, dan PMS. Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Para tersangka dijerat Pasal 76C Jo Pasal 80 ayat (1) atau Pasal 80 ayat (3) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat (1) dan (3) Jo Pasal 55, 56 KUHP.

Rekonstruksi Detil 28 Adegan Kronologi

Rekonstruksi yang dihadiri oleh penyidik, jaksa, dan saksi ini mengungkap rangkaian kejadian yang berlangsung pada Minggu, 1 September 2024, sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Lintas Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di depan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Adolina.

Berikut ringkasan adegan penting dari rekonstruksi:

1. Adegan Awal – Korban bersama rekan-rekannya dari geng motor “Entok” berkumpul di Simpang Kota Galuh, Perbaungan, sebelum menuju Titi Sei Ular untuk bertemu geng motor dari Lubuk Pakam.

2. Konflik dan Kejar-kejaran – Setelah pertemuan dengan geng motor Lubuk Pakam gagal, korban bersama kelompoknya mengejar anggota geng lawan yang melarikan diri.

3. Aksi Penembakan – Salah satu tersangka, SM, melepaskan beberapa tembakan menggunakan senjata api ke arah kebun sawit, memaksa korban dan rekannya berhenti.

4. Korban Terkena Tembak – Pada adegan ke-16, senjata api yang dipegang tersangka SDH meletus secara tidak sengaja, mengenai korban di bagian tubuhnya.

Baca juga   Terekam CCTV, Pencuri Kepiting Bakau Diamankan Polsek Tanjung Beringin

5. Kecelakaan dan Kekerasan Lanjutan – Korban yang terluka parah terjatuh ke parit bersama sepeda motornya. Tersangka lainnya, termasuk AP dan PMS, melakukan kekerasan fisik terhadap korban dan saksi lainnya.

6. Korban Dibawa ke Rumah Sakit – Tersangka EJN dan PMS membawa korban ke RS Sawit Indah, namun nyawa Muhammad Alfath tidak dapat diselamatkan.

Kasat Reskrim Polres Sergai menyatakan bahwa rekonstruksi ini dilakukan untuk memperkuat berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan.

Kegiatan ini dilakukan sesuai prosedur untuk mendapatkan gambaran jelas atas tindakan para tersangka, termasuk keterlibatan masing-masing dalam kasus ini,” jelasnya.

Insiden tragis ini bermula dari konflik antar geng motor yang berujung pada aksi pengejaran dan kekerasan.

Muhammad Alfath Arrisky, seorang pelajar asal Desa Kota Galuh, Perbaungan, menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh kelompok tersangka.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan kekerasan terhadap anak yang dilakukan secara terencana. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini demi keadilan bagi keluarga korban.

 

(Nain)

 

 

 

 

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *