IMG-20260629-WA0278

Persiapan Nataru 2024/2025, PELNI Sesuaikan 14 Rute Kapal Penumpang

Jakarta, matanewstv.com

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI akan melakukan penyesuaian rute untuk 14 kapal penumpang guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Langkah ini merupakan hasil koordinasi PELNI dengan Kementerian Perhubungan RI dalam pertemuan yang digelar di Jakarta, Rabu (6/11).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Hartanto, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Hendri Ginting, Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy, serta Direktur Armada dan Teknik PELNI Robert MP Sinaga.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy, menjelaskan bahwa periode operasi khusus Nataru berlangsung sejak 11 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025. Dalam periode ini, seluruh armada kapal PELNI telah siap beroperasi.

Semua kapal penumpang PELNI telah menjalani docking dan siap melayani rute yang telah ditugaskan selama Nataru,” ujar Dessy.

Ia juga menekankan bahwa penyesuaian rute dilakukan untuk mengantisipasi tingginya jumlah penumpang di beberapa pelabuhan tertentu.

Sebagai contoh, KM Gunung Dempo yang biasanya tidak singgah di Ambon, akan menambahkan pelabuhan tersebut ke dalam rutenya selama Nataru.

Setiap tahun, jumlah penumpang di Ambon meningkat signifikan pada periode Nataru. Oleh karena itu, KM Gunung Dempo ditugaskan untuk membantu mengurangi kepadatan kapal lain,” jelasnya.

Berikut daftar kapal PELNI yang mengalami penyesuaian rute selama periode Nataru 2024/2025:

1. KM Gunung Dempo: Tambahan rute ke Ambon.

2. KM Dobonsolo: Tambahan rute ke Manokwari.

3. KM Ciremai: Tambahan rute ke Ambon, Sorong, Manokwari, Biak, Serui, dan Jayapura.

4. KM Nggapulu: Tambahan rute ke Tual, Dobo, Kaimana, Fak-Fak, Sorong, Namlea, Ternate, Bitung, Batam, dan Belawan.

5. KM Labobar: Tambahan rute ke Ternate, Bitung, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Fak-Fak, dan Jayapura.

6. KM Dorolonda: Tambahan rute ke Ternate, Ambon, Bitung, Batam, Belawan, dan Biak.

7. KM Sinabung: Tambahan rute ke Ambon, Wasior, Nabire, Biak, dan Jayapura.

8. KM Kelud: Tambahan rute ke Batam dan Belawan.

9. KM Lambelu: Tambahan rute ke Pantoloan, Kupang, Larantuka, Maumere, Pare-Pare, Bau-Bau, dan Makassar.

10. KM Tidar: Tambahan rute ke Kijang, Surabaya, Maumere, Larantuka, Lewoleba, dan Kupang.

11. KM Awu: Tambahan rute ke Semarang dan Kumai.

12. KM Lawit: Tambahan rute ke Kijang, Letung, Tarempa, Natuna, Midai, dan Serasan.

13. KM Binaiya: Tambahan rute ke Bontang dan Awerange.

14. KM Tatamailau: Tambahan rute ke Ternate dan Ambon.

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa pelayaran, PELNI saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayani 1.058 rute dan singgah di 71 pelabuhan.

Selain itu, PELNI juga mengoperasikan 42 kapal perintis yang melayani 273 pelabuhan dengan total 3.495 rute, serta 16 kapal rede untuk mendukung aksesibilitas wilayah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan).

Untuk layanan logistik, PELNI mengoperasikan 11 trayek Tol Laut dan satu trayek khusus untuk kapal ternak.

Dessy mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memperhatikan jadwal penyesuaian rute.

Pastikan memesan tiket lebih awal agar tidak kehabisan,” pungkasnya.

(Nain)

 

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Pelindo Regional 1 Belawan Hadiri Apel Kesiapan Angkutan Laut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *