IMG-20260629-WA0278

Pelindo Gandeng Pengguna Jasa Perkuat Ekosistem Logistik Nasional melalui PINP

MEDAN, 18 Agustus 2026 MATANEWSTV.com — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran, freight forwarder, cargo owner, hingga pemilik depo untuk mendorong terbentuknya ekosistem logistik nasional yang lebih terintegrasi dan efisien.

Langkah tersebut dilakukan melalui implementasi Pelindo Indonesia Network Pendulum (PINP), sebuah inisiatif transformasi yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarpelabuhan, mengoptimalkan jaringan pelayaran, serta meningkatkan efektivitas rantai pasok nasional.

Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, mengatakan keberhasilan PINP tidak hanya bergantung pada pengembangan jaringan pelayaran, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh pengguna jasa.

Pelindo ingin memastikan setiap kebijakan dan program transformasi yang dijalankan selaras dengan kebutuhan pengguna jasa. Kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan jaringan logistik yang lebih andal, meningkatkan kepastian jadwal pelayaran, sekaligus mendukung upaya menekan biaya logistik nasional,kata Farid dalam forum diskusi bersama pengguna jasa di Grha Pelindo Medan, Senin (17/8/2026).

Menurut Farid, PINP dirancang untuk menciptakan pola jaringan pelayaran yang lebih seimbang dengan mengurangi ketidakseimbangan arus muatan atau imbalance cargo.

Upaya tersebut dilakukan melalui konsolidasi muatan, peningkatan kepastian jadwal kapal, penguatan konektivitas antarwilayah, serta penerapan skema insentif bagi perusahaan pelayaran yang mampu meningkatkan tingkat utilisasi muatan.

Dengan jaringan yang lebih terintegrasi, diharapkan utilisasi terminal dapat meningkat dan distribusi logistik antarwilayah menjadi semakin efisien. Pada akhirnya, manfaat tersebut akan dirasakan oleh industri pelayaran, pemilik barang, hingga masyarakat luas,ujarnya.

Farid menegaskan, keberhasilan implementasi PINP membutuhkan sinergi antara Pelindo, perusahaan pelayaran, freight forwarder, cargo owner, pemilik depo, dan regulator.

Karena itu, Pelindo terus membuka ruang komunikasi melalui berbagai forum diskusi dan sosialisasi di sejumlah wilayah. Masukan dari pengguna jasa dinilai penting untuk memastikan transformasi yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan industri.

Kami ingin memastikan transformasi yang dilakukan mampu menjawab kebutuhan industri dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan daya saing logistik Indonesia,” kata Farid.

Regional 1 Jadi Simpul Strategis

Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menilai kawasan barat Indonesia memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan implementasi PINP.

Pelindo Regional 1, kata dia, siap menjadi mitra strategis perusahaan pelayaran dan seluruh pengguna jasa dalam menjalankan transformasi layanan kepelabuhanan.

Kami ingin memastikan setiap transformasi yang dilakukan dapat memberikan kemudahan operasional, meningkatkan efisiensi layanan, serta menciptakan nilai tambah bagi pelanggan,ujar Jonedi.

Ia mengatakan keterlibatan perusahaan pelayaran menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat efisiensi rantai pasok dan meningkatkan daya saing logistik nasional.

Transformasi tersebut juga sejalan dengan agenda Danantara Indonesia dalam mendorong optimalisasi dan penguatan kinerja BUMN, termasuk melalui pengembangan layanan yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia/Indonesian Logistics and Forwarders Association (ALFI/ILFA), Surianto, mengapresiasi forum yang digelar Pelindo.

Menurutnya, forum tersebut memberikan ruang komunikasi langsung antara operator pelabuhan dan pelaku usaha, khususnya untuk membahas kebutuhan serta tantangan operasional di lapangan.

Forum seperti ini sangat positif karena membuka ruang komunikasi langsung antara pelaku usaha dan Pelindo. Kami dapat memahami arah transformasi yang sedang dilakukan sekaligus menyampaikan masukan dari sisi operasional,” kata Surianto.

Ia menilai sinergi antara operator pelabuhan dan pengguna jasa penting untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui implementasi PINP dan penguatan kolaborasi dengan para pengguna jasa, Pelindo optimistis transformasi layanan kepelabuhanan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi ekosistem logistik nasional.

Transformasi tersebut diharapkan meningkatkan kepastian jadwal kapal, optimalisasi utilisasi terminal, efisiensi pergerakan barang dan biaya operasional, sekaligus memperkuat daya saing industri pelayaran serta perdagangan nasional.

(FS)

IMG-20260814-WA0199 IMG-20260810-WA0076
Baca juga   BNCT Terima Kunjungan Bakrie Renewable Chemicals, Bahas Efisiensi Logistik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *