Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000IMG-20260521-WA0048

Kapal PELNI Jalani ‘Check Lab’ untuk Pastikan Kesiapan Layani Penumpang Liburan Nataru

Jakarta, matanewstv.com

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT PELNI) memastikan kesiapan seluruh armada mereka menjelang periode liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dengan menjalani uji petik atau ramp check yang dilakukan oleh otoritas pelabuhan.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh kapal dalam kondisi laik laut dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang.

Direktur Utama PT PELNI, Tri Andayani, menjelaskan bahwa uji petik merupakan prosedur rutin yang dilakukan setiap menjelang musim puncak liburan.

Ibarat atlet yang akan bertanding, kapal-kapal PELNI juga harus melalui serangkaian pemeriksaan check lab. Pemeriksaan ini memastikan bahwa seluruh alat navigasi dan keselamatan di kapal berada dalam kondisi prima,” ujar Tri.

Pemeriksaan dilakukan oleh marine inspector yang ditunjuk oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Untuk armada PELNI, baik kapal penumpang maupun kapal perintis, uji petik berlangsung di sejumlah pelabuhan utama seperti Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Makassar, Ambon, hingga Bitung.

Uji petik mencakup pengecekan alat keselamatan seperti sekoci, perangkat navigasi, dan validitas sertifikat kapal. Dalam prosesnya, marine inspector didampingi oleh nakhoda kapal serta Kepala Cabang PELNI setempat

Kalau perlu, sekoci akan diuji dengan diturunkan langsung ke laut untuk memastikan siap digunakan dalam keadaan darurat. Sebagaimana arahan Pemerintah, kami berkomitmen menghadirkan angkutan laut yang aman, nyaman, dan prima selama periode Nataru,” tambah Tri.

Uji petik ini juga mengikuti Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 7 Tahun 2024 tentang Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Nataru.

Pemeriksaan dimulai sejak 1 November 2024 di 55 pelabuhan kelas I hingga kelas IV di seluruh Indonesia.

Hingga 19 November 2024, sebanyak 16 kapal penumpang milik PELNI telah selesai menjalani uji petik.

Sementara itu, 9 kapal lainnya dijadwalkan segera mengikuti proses serupa.

Kami memastikan semua kapal PELNI memenuhi regulasi yang ditetapkan otoritas pelayaran Indonesia,” tegas Tri.

Pada periode angkutan Nataru yang berlangsung dari 11 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025, PELNI akan mengerahkan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis. Namun, satu kapal penumpang, KM Umsini, saat ini masih dalam status berhenti operasi.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang jasa pelayaran, PELNI mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayani 1.058 rute dan menyinggahi 71 pelabuhan di seluruh Indonesia.

Selain itu, PELNI juga melayani 42 trayek kapal perintis yang menjadi penghubung di wilayah terluar, terdepan, terpencil, dan tertinggal (3TP), menyinggahi 273 pelabuhan dengan total 3.495 rute.

Untuk layanan logistik, PELNI mengoperasikan 11 trayek Tol Laut dan 1 trayek khusus untuk kapal ternak.

Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi mendukung mobilitas masyarakat dan memenuhi kebutuhan logistik selama periode Nataru,” pungkas Tri.

 

(Nain)

 

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Mantan Vokalis CB4 Band Medan, Sabarian Rilis Single “Detik Menit” Sarat Makna Cinta dan Kesetiaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *