KARIMUN || MATANEWSTV.com — Toko Lina yang berada di Jalan Ahmad Yani, Sungai Lakam Barat, Kabupaten Karimun, diduga menjadi lokasi aktivitas jual beli nomor tebakan angka yang mengarah pada praktik perjudian ilegal.
Informasi tersebut diperoleh redaksi dari masyarakat dan diperkuat dengan pantauan awak media di lokasi. Aktivitas penawaran nomor diduga berlangsung pada waktu-waktu tertentu dan dilakukan secara terbuka.
Nomor yang ditawarkan disebut menggunakan berbagai istilah, di antaranya Capjiki, Kamboja, Siji, dan Singapore. Jenis nomor tersebut diduga mencakup tebakan angka lokal maupun nomor yang dikaitkan dengan hasil undian dari luar negeri.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dikhawatirkan dapat mempermudah masyarakat mengakses praktik perjudian serta menimbulkan dampak sosial di lingkungan sekitar.
Ancaman Pidana
Secara hukum, praktik perjudian merupakan perbuatan yang dilarang di Indonesia. Dalam KUHP Nasional, ketentuan mengenai perjudian antara lain mengatur ancaman pidana terhadap pihak yang menyelenggarakan maupun pihak yang turut serta dalam perjudian.
Pasal 426 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengatur ketentuan pidana bagi pihak yang menawarkan atau memberi kesempatan untuk berjudi. Sementara itu, Pasal 427 mengatur ancaman pidana bagi orang yang menggunakan kesempatan bermain judi.
Karena itu, klaim bahwa nomor tersebut berkaitan dengan undian luar negeri tidak serta-merta menghilangkan aspek hukum apabila aktivitas jual beli atau perjudian dilakukan di wilayah Indonesia.
Konfirmasi Masih Diupayakan
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak pengelola terkait dugaan aktivitas tersebut.
Konfirmasi juga sedang diupayakan kepada pihak Kepolisian Resor Karimun untuk mengetahui langkah pengawasan dan penanganan terhadap informasi dugaan penjualan nomor judi ilegal di lokasi tersebut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pengelola Warkop Golden maupun pihak terkait lainnya. Berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh keterangan resmi.
Yandriemar’s — MatanewsTV.com

















