Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Lapas Kotapinang Dukung Program Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ayam, Lele, dan Nila

KOTAPINANG matanewstv.com

Lapas Kelas III Kotapinang berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menggerakkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam budidaya ayam, ikan nila, dan ikan lele.

Komitmen ini terlihat melalui panen ikan nila yang melibatkan langsung WBP pada 12 November lalu.

Kegiatan panen ikan nila dengan hasil mencapai 28 kilogram ini menjadi bukti kerja keras warga binaan yang telah mengikuti program budidaya sejak beberapa bulan terakhir.

Selain panen, Lapas Kotapinang juga kembali menebar 600 benih ikan lele dan memindahkan 60 anak ayam ke kandang untuk diternakkan.

Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian dan keterampilan warga binaan, selaras dengan visi pemerintah untuk mendorong setiap lapas di Indonesia berkontribusi pada ketahanan pangan, sekaligus membekali keterampilan yang dapat digunakan warga binaan setelah bebas nanti.

Kepala Lapas Kotapinang, Loviga Ferdinanta Sembiring, S.H., M.H., menyampaikan bahwa program budidaya ini bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan pangan di lingkungan lapas, tetapi juga sebagai upaya memberdayakan WBP agar memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah bebas.

Budidaya ayam, lele, dan nila ini merupakan salah satu langkah kami untuk membina WBP melalui kegiatan produktif yang mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Loviga menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian warga binaan, yang diharapkan bisa menjadi modal untuk reintegrasi sosial mereka di masa depan.

Ini adalah langkah kecil kami untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi WBP maupun masyarakat sekitar,” tutup Loviga.

Program budidaya ini melibatkan seluruh WBP yang terlatih dalam mengelola kolam ikan, mengurus ternak ayam, merawat benih lele, serta mengatur pemberian pakan dan pemeliharaan kolam.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kotapinang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Kotapinang, Najwar Tambak, S.H., turut menyaksikan kegiatan panen dan penebaran benih tersebut. Ia menyampaikan,

Program ketahanan pangan ini tak hanya mengurangi ketergantungan pada pasokan luar, tetapi juga membuka peluang bagi WBP untuk belajar keterampilan budidaya yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas.

Melalui budidaya ayam, lele, dan nila, Lapas Kotapinang memberikan harapan baru bagi WBP untuk memperoleh keterampilan yang berguna bagi kehidupan mereka kelak.

Program ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif serta mendukung upaya ketahanan pangan nasional.

(Ali Doar Nst S.Pd)

 

 

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Utara Sambangi Warga, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *