Pematangsiantar | matanewstv.com
Dalam rangka perayaan Hari Raya Imlek 2576 Kongzili, Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno, S.H., S.I.K. bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri dan memeriahkan Pawai Naga dan Barongsai Cap Go Meh 2025.
Acara ini digelar di Lapangan Pariwisata, Pematangsiantar, pada Rabu (12/2/2024) pukul 20.00 WIB.
Kemeriahan perayaan Cap Go Meh tahun ini diawali dengan doa yang dipimpin oleh Biksuni Cong Cen, diikuti dengan sambutan dari para pejabat, serta prosesi penyerahan selendang kepada Barongsai dan Naga.
Puncaknya, Walikota Pematangsiantar dr. Susanti Dewayani, Sp.A secara resmi melepas pawai yang mengambil rute dari Lapangan Parkir Pariwisata, melintasi Jl. Merdeka, Jl. Soasio, Jl. Sutomo, Jl. Sudirman, dan kembali ke titik awal sebagai garis finis.

Mewakili pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Siantar-Simalungun, Candra menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Forkopimda dan Polres Pematangsiantar atas dukungan penuh terhadap perayaan Cap Go Meh.
“Cap Go Meh merupakan puncak perayaan Tahun Baru Imlek. Kami berterima kasih kepada Forkopimda Kota Pematangsiantar serta pihak kepolisian yang telah memberikan dukungan dan pengamanan maksimal. Ini adalah bentuk kebersamaan dalam keberagaman di Kota Pematangsiantar,” ujar Candra.
Sementara itu, Walikota Pematangsiantar dr. Susanti Dewayani, Sp.A dalam sambutannya menyampaikan harapan agar perayaan Cap Go Meh semakin mempererat kebersamaan antarwarga.
“Hari ini kita melaksanakan pelepasan pawai Barongsai dan Naga yang sebelumnya telah diawali dengan berbagai rangkaian kegiatan. Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek kepada seluruh masyarakat yang merayakan. Mari kita laksanakan pawai ini dengan tertib dan penuh kegembiraan, sehingga Pematangsiantar semakin dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi di Indonesia,” ungkapnya.
Perayaan Cap Go Meh di Pematangsiantar selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota. Kemeriahan yang ditampilkan dalam pawai ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi budaya Tionghoa, tetapi juga simbol harmoni dan keberagaman di Kota Pematangsiantar.
â– Ilham Lubis

















