Matanewstv.com- Belawan | Depo kontainer diduga menjadi biang kamacatan arus lalulintas di beberapa ruas jalan menuju pelabuhan Belawan. Hal tersebut salahsatunya di Jalan stasiun, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (14/5).
Amatan awak media tepat ditanah milik PT KAI (Persero). Arus lalulintas menjadi semrawut lantaran Trado pengangkutan kontiner leluasa melakukan parkir dibahu jalan yang berdampak kepada pengguna jalan baik roda 4, roda tiga dan roda dua,Senin (13/5).
Tumpukan kontiner berukuran 20 feet dan 40 feet didalam kawasan PT KAI (Persero) Belawan itu terlihat bertumpuk dengan 4 tingkat dikelola oleh PT Jaya Industri Utama (JIU).
Dimana, Depo continer tersebut berfungsi untuk kegiatan penyimpanan, perawatan, penumpukan, serta kegiatan lainnya kini menimbulkan suatu polemik bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Disesalkan pengguna jalan saat ini, akses lalulintas terkendala semrawut semakin seringnya angkutan barang memasuki jalan umum di wilayah Kec. Medan Belawan.
Terlihat semakin banyak trado memarkirkan unit kendaraannya dibahu jalan berdampak kepada pengguna jalan lain menjadi gerah.
“Perusahaan bergerak dalam bidang manajemen kontainer disebut PT JIU seharusnya memahami aturan lulintas yang berlaku,” kata Ucok penguna jalan.
Selain itu Akses lulintas di Jalan Stasiun Belawan kini menjadi semrawut lantaran pengangkutan kontainer yang memarkirkan kendaraan tersebut dibahu jalan.
Warga berharap agar Dishub Kota Medan dan Satlantas Polres Pelabuhan Belawan melakukan penindakan tilang terhadap unit pengangkutan kontainer yang parkir dibahu jalan tersebut. (AH)

















