Tapsel, MATANEWSTV com — Terletak di Desa Sitampa, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, terdapat sebuah situs bersejarah yang menyimpan jejak leluhur para marga Lubis yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.
Makam Namora Pande Bosi Lubu Hatongga, demikianlah nama tempat ini, menjadi saksi bisu kisah kepahlawanan seorang pandai besi legendaris yang konon memiliki kemampuan luar biasa dalam menempa besi.
Namora Pande Bosi, dikisahkan, merupakan seorang manusia gagah perkasa yang hidup di belantara hutan antara kaki lereng Gunung Gon Gonan dan dataran rendah Lembah Lobu Hatongga.
Keahliannya dalam menempa besi menjadikannya sosok yang dihormati dan disegani. Konon, Namora Pande Bosi mampu menciptakan pedang, keris, parang, pisau, dan berbagai alat lainnya hanya dengan usapan jemarinya.
Kisah Namora Pande Bosi tak berhenti di situ. Beliau dipersunting oleh seorang gadis bunian, menghasilkan dua orang putra bernama Silangkita G dan Sibaitang.
Kedua putra inilah yang kemudian menjadi cikal bakal marga Lubis yang tersebar di berbagai wilayah.
Usia makam Namora Pande Bosi telah mencapai ratusan tahun. Saat ini, pelestariannya dijaga oleh para leluhur yang tinggal di desa tersebut, salah satunya adalah Bapak Abdul Muis Lubis dengan Gelar Kari Mustafa Lubis.
Beliau, yang dulunya adalah Lurah di Kelurahan Sigalangan, mendedikasikan dirinya untuk menjaga kelestarian makam leluhur ini.
Setelah wafatnya Bapak Abdul Muis Lubis, tugas mulia ini dilanjutkan oleh putranya, Arsan Mashuri Lubis dengan Gelar Daeng Surya.
Beliau bertekad untuk melestarikan makam ini agar para peziarah dapat menikmati keindahannya dan merasakan kedekatan dengan leluhur mereka.
“Saya ingin melestarikan makam ini agar para peziarah dapat menikmati keindahannya,” ujar Arsan Mashuri
Lubis kepada awak media saat dikunjungi di lokasi makam. “Saya juga berencana membangun sopo godang dan bagas godang sebagai tempat berlindung bagi para tamu yang datang.”
Upaya pelestarian makam Namora Pande Bosi Lubu Hatongga bukan tanpa hambatan. Akses jalan menuju lokasi makam yang dulunya terjal dan berbatu kini telah diaspal dan dapat dilalui kendaraan roda empat.
Namun, masih banyak yang perlu dilakukan untuk memastikan kelestarian situs bersejarah ini.
Arsan Mashuri Lubis berharap agar seluruh turunan marga Lubis di seluruh Nusantara dapat membantu mewujudkan mimpinya untuk membangun sopo godang dan bagas godang.
Dukungan dan bantuan mereka akan menjadi kunci dalam menjaga kelestarian makam leluhur dan melestarikan sejarah marga Lubis untuk generasi mendatang.
Mari kita jaga bersama situs bersejarah ini sebagai warisan budaya yang tak ternilai. ( Ali Doar )
Informasi Tambahan:
* Bagi para peziarah yang ingin mengunjungi makam Namora Pande Bosi Lubu Hatongga, akses jalan menuju lokasi telah dipermudah dengan adanya aspal.
* Arsan Mashuri Lubis, selaku penjaga makam, terbuka untuk menerima bantuan dari seluruh turunan marga Lubis untuk mewujudkan pembangunan sopo godang dan bagas godang.
Kontak: Arsan Mashuri Lubis (Daeng Surya) Penjaga Makam Namora Pande Bosi Lubu Hatongga Desa Sitampa, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan
















