Labuhanbatu, MATANEWSTV com — Semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan masyarakat kembali mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-120 di Desa Selat Beting, Kecamatan Panai Tengah, Labuhanbatu. Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini resmi ditutup pada hari Jumat (7/6) dalam sebuah upacara penutupan yang dipimpin langsung oleh Danrem 022/PT Kolonel Inf Tagor Rio Pasaribu SE.
Upacara penutupan ini dihadiri oleh berbagai tamu penting, termasuk Plt Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar, Dandim 0209/LB Letkol Inf Yudi Ardyan Saputro, para Danramil, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Danrem 022/PT menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan TMMD ke-120 ini.
“Kegiatan TMMD ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui TMMD, kita bersama-sama membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Danrem 022/PT.
Lebih lanjut, Danrem 022/PT juga mengungkapkan bahwa TMMD ke-120 ini telah menghasilkan berbagai sasaran fisik dan non fisik.
Sasaran fisik meliputi pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), jalan desa, jembatan, dan MCK. Sedangkan sasaran non fisik meliputi penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan wawasan kebangsaan.
“Saya berharap apa yang telah dicapai dalam TMMD ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Selat Beting,” tambah Danrem 022/PT.
Penutupan TMMD ke-120 ini tidak hanya diwarnai dengan upacara penutupan, tetapi juga dengan berbagai kegiatan sosial.
Danrem 022/PT beserta rombongan meninjau lokasi TMMD dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut berupa sembako, alat tulis sekolah, dan bibit pohon.
TMMD ke-120 di Desa Selat Beting ini merupakan bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu dan membangun negeri.
Semangat gotong royong dan sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program TMMD ini. (Heri)
















