Belawan MATANEWSTV com — Ratusan massa dari Persatuan Batak Bersatu (PBB) menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Pelabuhan Belawan pada Selasa (4/5/2024).
Aksi ini sebagai bentuk desakan kepada pihak kepolisian agar bersikap adil dan segera menangkap pelaku pencurian yang mengakibatkan pemukulan terhadap salah satu anggota PBB, Leo Hutapea.
Selain menuntut penangkapan pelaku, massa aksi juga meminta pembebasan Leo Hutapea yang saat ini ditahan di Polres Pelabuhan Belawan.
Sebelumnya, Leo Hutapea dan seorang supir truk menjadi korban perampokan yang berujung penganiayaan oleh seseorang berinisial AK di Jalan Raya Pelabuhan Belawan pada dua pekan sebelumnya (Jumat, 24/5/2023).
Perampokan tersebut berhasil digagalkan oleh Leo Hutapea, namun berujung pada perkelahian dan penganiayaan terhadap AK.
Merasa dirugikan, AK kemudian melaporkan Leo Hutapea ke Polres Pelabuhan Belawan atas tuduhan penganiayaan.
Menanggapi aksi demonstrasi tersebut, Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan, Kompol Iwan Kurniawan, dan Kasat Intel AKP Zulkarnain mengajak beberapa perwakilan massa aksi untuk melakukan mediasi.
Setelah mediasi selama hampir satu jam, massa aksi akhirnya membubarkan diri.
Ramli Damanik, selaku Ketua Koordinator Aksi, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk mendukung Polres Pelabuhan Belawan dalam memberantas kriminalitas di Belawan.
“Kami memberikan dukungan moral kepada Polres Belawan untuk segera menangkap para pelaku kejahatan di Belawan,” tegas Ramli.
Lebih lanjut, Ramli juga menuntut pembebasan Leo Hutapea yang ditahan atas tuduhan penganiayaan. Ia mengaku siap mengawal proses penyelidikan agar rekannya tersebut bisa dibebaskan.
Ramli mempertanyakan alasan penahanan Leo Hutapea, mengingat ia merupakan korban perampokan. Ia juga menyinggung pelaku perampokan, AK, yang belum ditahan dengan alasan belum adanya bukti yang cukup.
“Pelaku AK sudah mengakui melakukan perampokan, namun belum ditahan karena belum cukup bukti,” ungkap Ramli.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Pelabuhan Belawan terkait aksi demonstrasi tersebut. (Nain)
















