IMG-20260629-WA0278

Calon Prajurit Meninggal Saat Pendidikan, HIPSI Sumut Desak Rindam I/BB Buka Fakta Secara Transparan

MATANEWSTV.com || MEDAN – Meninggalnya seorang calon Bintara TNI saat menjalani pendidikan di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) I/Bukit Barisan menuai perhatian berbagai pihak. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Sumatera Utara mendesak Rindam I/Bukit Barisan dan Kodam I/Bukit Barisan memberikan penjelasan resmi secara terbuka terkait penyebab meninggalnya peserta didik tersebut.

Desakan itu disampaikan Wakil Sekretaris DPD HIPSI Sumatera Utara, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., saat ditemui di Medan, Kamis (23/7/2026).

Dodi menyampaikan duka cita atas meninggalnya Genial Gavensi Gulo, pemuda asal Kabupaten Nias Barat yang dilaporkan meninggal dunia setelah beberapa hari mengikuti pendidikan calon prajurit di Rindam I/Bukit Barisan.

Menurutnya, setiap peserta pendidikan militer memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan, pelayanan kesehatan yang memadai, serta perlakuan yang sesuai dengan standar pembinaan selama mengikuti proses pendidikan.

Seorang anak bangsa berangkat membawa cita-cita mengabdi kepada negara melalui TNI, namun justru kembali dalam keadaan meninggal dunia. Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa,” kata Dodi.

HIPSI Sumut meminta pihak Rindam I/Bukit Barisan dan Kodam I/Bukit Barisan segera menyampaikan kronologi kejadian secara resmi kepada keluarga korban maupun masyarakat. Penjelasan tersebut, menurutnya, harus dilakukan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, HIPSI juga mendorong agar proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan independen. Apabila ditemukan adanya dugaan kelalaian, pelanggaran prosedur, atau tindakan yang bertentangan dengan ketentuan hukum, pihak yang bertanggung jawab diminta diproses sesuai aturan yang berlaku.

Kehormatan institusi tidak akan berkurang karena mengungkap fakta. Justru transparansi dan penegakan akuntabilitas akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” ujarnya.

HIPSI Sumut turut mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan di lingkungan Rindam I/Bukit Barisan, mulai dari pola pembinaan, mekanisme pengawasan, hingga standar perlindungan kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Menurut Dodi, peristiwa yang menimpa Genial Gavensi Gulo harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan bagi seluruh calon prajurit agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia menambahkan, berbagai elemen masyarakat akan terus mengawal penanganan kasus tersebut dan berharap proses penyelidikan berjalan secara transparan serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi keluarga korban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rindam I/Bukit Barisan maupun Kodam I/Bukit Barisan terkait kronologi dan penyebab meninggalnya calon prajurit tersebut. Redaksi telah mencantumkan bahwa ruang hak jawab terbuka dan akan memuat penjelasan resmi dari pihak terkait sebagai bagian dari penerapan prinsip pemberitaan yang berimbang.

🔹🔹A.Yudi

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Lorong III, Sita Hampir 6 Gram Barang Bukti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *