IMG-20260629-WA0278

Antisipasi Kelangkaan BBM, Polres Sergai Koordinasi dengan Pemda dan Pengelola SPBU

MATANEWSTV.com || SERDANG BEDAGAI – Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi dampak kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatra Utara, Rabu (15/7/2026).

Rapat yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting di Aula Patriatama Polres Serdang Bedagai itu dipimpin langsung Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H., serta diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres, para Kapolsek, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serdang Bedagai, serta pengelola SPBU di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai.

Dalam pemaparannya, Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Sumatera Utara mengungkap sejumlah faktor yang menjadi penyebab antrean kendaraan di SPBU. Permasalahan tersebut antara lain terganggunya operasional fuel terminal sehingga distribusi BBM dilakukan secara bertahap, berkurangnya armada truk tangki akibat penindakan terhadap pengemudi yang melanggar aturan, serta terbatasnya kapasitas pelayanan di sejumlah SPBU.

Kondisi itu diperparah dengan minimnya jumlah dispenser yang beroperasi, keterbatasan petugas, area SPBU yang sempit, hingga pembatasan jam operasional yang menyebabkan penumpukan kendaraan sebelum SPBU dibuka.

Akibatnya, antrean kendaraan tidak hanya memicu kemacetan di ruas jalan, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat, khususnya pengemudi angkutan umum, ojek daring, dan distribusi logistik.

Untuk mempercepat normalisasi pasokan, Pertamina telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya menambah suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe, mengerahkan 30 unit armada tangki cadangan (spot charter), serta memprioritaskan distribusi ke jalur logistik utama dan SPBU strategis di sepanjang Jalur Lintas Sumatera.

Sementara itu, Karo Ops Polda Sumut melaporkan dari 324 SPBU yang beroperasi di Sumatera Utara, sebanyak 125 SPBU terdampak gangguan pasokan BBM. Dari jumlah tersebut, 15 SPBU berada di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Meski demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut masih terpantau aman dan kondusif.

Baca juga   Polres Simalungun Gelar Upacara Bendera Bulanan: Fokus pada Ketahanan Pangan, Pemberantasan Narkoba, dan Pilkada Damai

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pengelola SPBU untuk mengendalikan situasi di lapangan.

Ia meminta pengelola SPBU mengatur antrean kendaraan agar tidak meluas hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.

Apabila terjadi kepadatan yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau gesekan antar-pengendara, segera hubungi Call Center Polri 110 agar personel kami dapat segera turun melakukan pengamanan,ujar Jhon.

Kapolres juga memastikan pihaknya bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan dan pengamanan di seluruh SPBU di wilayah hukumnya selama proses distribusi BBM berlangsung.

Di sisi lain, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying), mengingat Pertamina terus berupaya memulihkan pasokan secara bertahap.

Selain itu, pengelola SPBU juga diminta memasang papan informasi mengenai ketersediaan stok maupun jam operasional agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak terjadi kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu situasi keamanan.

Melalui koordinasi lintas sektoral tersebut, Polres Serdang Bedagai berharap distribusi BBM dapat kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dan arus logistik di wilayah Serdang Bedagai tetap berjalan lancar.

🔹🔹Nain

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *