Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 IMG-20260320-WA0015

Polsek Tanah Jawa Mediasi Pemalangan Jalan di Dolok Sinumbah, Akses Warga Kembali Dibuka

SIMALUNGUN | MATANEWSTV.com – Sengketa pemalangan jalan antara warga Nagori Manrayap Bayu dan pihak PTPN IV Unit Dolok Sinumbah berhasil diselesaikan melalui mediasi yang difasilitasi Polsek Tanah Jawa, Selasa (13/1/2026).

Hasilnya, palang yang sempat menutup akses warga di kawasan pinggir Sungai Bah Tongguran kini telah dibuka dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Mediasi berlangsung di Afdeling V Dolok Sinumbah dengan melibatkan Camat Hutabayuraja Ferry Risdonni, unsur Polri dan TNI, aparatur nagori, perwakilan masyarakat, serta manajemen PTPN IV.

Dari pihak kepolisian hadir Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Jawa Aiptu Rinaldi dan Aipda Vonsa Tampubolon, didampingi Babinsa Sertu Dian.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry, menjelaskan pemalangan bermula dari laporan warga yang mengeluhkan tertutupnya akses jalan utama menuju lahan pertanian mereka. Jalan tersebut berada di pinggir Sungai Bah Tongguran dan selama ini digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

“Pemalangan dilakukan oleh pihak perkebunan sebagai langkah antisipasi pencurian TBS (tandan buah segar). Namun karena berdampak langsung pada aktivitas warga, persoalan ini kemudian dimediasi,” ujar AKP Verry.

Dalam pertemuan itu, perwakilan PTPN IV, Amin, mengakui pemalangan dilakukan untuk menekan maraknya pencurian buah sawit di areal perkebunan. Namun Camat Hutabayuraja menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan fasilitas publik yang tidak bisa ditutup sepihak.

“Jalan di pinggir sungai itu berada di bawah kewenangan negara melalui Dinas Pengairan. Tidak boleh dipalang karena menjadi akses utama masyarakat,” tegas Ferry Risdonni.

Ia mengarahkan pihak perkebunan untuk membuka palang dan menggantinya dengan pendirian pos pengamanan di titik rawan pencurian.

Arahan tersebut disepakati seluruh pihak. PTPN IV melalui Mandor I Nasib menyatakan siap mencabut palang dan mengikuti keputusan pemerintah daerah serta aparat keamanan. Tidak lama setelah kesepakatan dicapai, palang pun dibuka.

Bhabinkamtibmas Aiptu Rinaldi mengapresiasi sikap kooperatif semua pihak. Menurutnya, penyelesaian secara musyawarah menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Kami bersyukur pertemuan berjalan aman dan kondusif. Semua pihak bisa menerima solusi yang adil tanpa menimbulkan konflik,” ujarnya.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, melalui jajarannya, menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama melalui peran Bhabinkamtibmas dalam menjembatani komunikasi antara warga, pemerintah, dan pihak swasta.

Perwakilan masyarakat Nagori Manrayap Bayu pun menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah kecamatan, Polri, dan TNI. Dengan dibukanya kembali jalan tersebut, akses menuju lahan pertanian kembali lancar dan aktivitas warga dapat berjalan normal.

Hingga Selasa siang, situasi di lokasi terpantau kondusif. PTPN IV berkomitmen membangun pos pengamanan sebagai langkah pencegahan pencurian tanpa mengganggu akses publik.

🔶 ( Ali Doar Nasution S.Pd )

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000
Baca juga   Polres Batu Bara Gelar Patroli Blue Light di Jalinsum, Situasi Kamtibmas Kondusif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *