SUMUT πΆ matanewstv.com
MATANEWSTV.com | MEDAN – Penebangan pohon milik Pemko Medan di Jalan Platina Lingkungan 3, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli diduga dilakukan oleh oknum Kepling bersama preman kampung yang sangat meresahkan warga disebut-sebut bernama Budi.
Kejadian penebangan pohon pelindung jalan berumur berkisar 8 tahun tersebut terkuak setelah ada cerita dari beberapa warga di kedai kopi di kawasan Jalan Platina.
Pohon pelindung jalan milik Pemko Medan itu hari Minggu malam masih terlihat namun saat Senin pagi pohon jenis Ketapang tersebut telah raib.
Aksi penebangan liar itu terjadi diduga dilakukan oleh oknum Kepling Kelurahan Titi Papan dan preman kampung kreyak yang sangat meresahkan pada malam hari.
Peristiwa tersebut terungkap setelah warga sekitar menyadari pohon yang telah berdiri sekitar delapan tahun di depan Kelenteng Go Ya Kong itu tiba-tiba hilang.
βSenin pagi pohon Ketapang itu sudah tinggal tunggulnya,β ujar Wak Im (65), warga Marelan yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sepatu di sekitar lokasi, Rabu (8/10/2025).
Warga menduga kuat penebangan dilakukan secara diam-diam pada malam hari dengan melibatkan oknum tertentu.
Bahkan, muncul kecurigaan bahwa pelaku aksi penebangan tersebut mendapat dukungan dari oknum Kepling.
Salah satu pengurus Yayasan Go Ya Kong, Tian Tjiong (60), mendesak Pemko Medan segera turun tangan untuk menelusuri dan menindak pihak-pihak yang terlibat dalam penebangan pohon pelindung tersebut.
βPohon itu aset Pemko Medan dan berfungsi menjaga keseimbangan lingkungan. Tindakan ini jelas merusak lingkungan dan tidak bisa dibiarkan,β tegas Tian Tjiong.
Tokoh masyarakat setempat, Aguan (62), juga meminta Wali Kota Medan untuk menindak tegas aparatur pemerintah yang terbukti terlibat dalam penebangan tersebut.
βKalau benar ada oknum dari Pemko atau pengusaha yang membekingi penebangan itu, harus diberikan sanksi berat karena sudah merusak penghijauan kota,β ujarnya.
Setelah di konfirmasi Melalui Whatsapp Kepling 3 Kelurahan Titipan Agus menyangkal dirinya terlibat dalam pemotongan pohon Pemko Medan
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemko Medan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan aparaturnya dalam peristiwa penebangan pohon pelindung tersebut.
(Red)















