SUMUT 🔷 matanewstv.com
MATANEWSTV.com | BATU BARA – Polsek Indra Pura terus menunjukkan dukungannya terhadap program pemerintah pusat dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Melalui pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat, jajaran Polsek Indra Pura menggerakkan warga untuk bercocok tanam sebagai upaya memperkuat ketersediaan pangan di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/9/2025) sekitar pukul 15.30 WIB di Dusun IV, Desa Tanjung Seri, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara.
Dalam kesempatan itu, Kanit Propam Polsek Indra Pura, Aiptu Krisman Siagian, turun langsung melakukan koordinasi sekaligus pengecekan lahan pekarangan jagung yang dijadikan sebagai lahan percontohan ketahanan pangan.
Lahan tersebut milik warga bernama Lenyana RS dengan luas sekitar 1 hektare. Di lokasi ini telah dilakukan penanaman jagung jenis Pioner sejak 24 Mei 2025 dengan sistem tumpang sari.
Meski sempat terkendala musim kemarau pada Mei hingga Juli sehingga ukuran buah jagung tidak maksimal, hasil panen tetap bisa diperoleh.
Panen perdana dilakukan pada Senin (1/9/2025) dan dilanjutkan dengan pemipilan jagung menggunakan mesin pada Sabtu (6/9/2025).
Dari hasil sementara, total jagung yang terkumpul mencapai 2.090 kilogram.
Sesuai aturan, jagung hasil panen akan dijual ke Bulog Asahan dengan standar kadar air maksimal 14 persen.
Karena kadar air masih di atas ketentuan, jagung tersebut akan kembali dikeringkan sebelum ditimbang ulang oleh pihak Bulog. Harga jual yang ditetapkan mencapai Rp6.035 per kilogram.
Namun, pemilik jagung masih harus menanggung biaya transportasi sebesar Rp250 per kilogram serta biaya pengeringan yang akan dipotong kemudian.
Kapolsek Indra Pura, AKP Reynold Silalahi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan kosong untuk bercocok tanam.
Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program Presiden Republik Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Melalui pemanfaatan lahan pekarangan, masyarakat tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan daerah,” ujar AKP Reynold.
Dengan adanya contoh lahan ketahanan pangan di Desa Tanjung Seri, diharapkan semakin banyak warga yang terdorong untuk ikut serta memanfaatkan lahan kosong demi mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
(Nain)
















