Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000IMG-20260521-WA0048

GAWARIS Ancam Tempuh Jalur Hukum, KTP Panji Irawan Diduga Ditahan Pengusaha Kredit di Karawang

Karawang, MATANEWSTV.com — Dugaan penahanan KTP asli atas nama Panji Irawan oleh seorang pengusaha kredit pakaian di Kabupaten Karawang memicu kemarahan keluarga besar Gabungan Wartawan Indonesia (GAWARIS).

Ketua Umum GAWARIS, Asep Suherman, S.H., yang juga purnawirawan TNI AD dan paman dari Panji Irawan, secara tegas menyatakan keberatannya dan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakmanusiawian.

Peristiwa ini kian memperkeruh suasana setelah diketahui bahwa Panji Irawan telah dinyatakan hilang sejak Februari 2025.

Hingga kini, keberadaannya belum juga ditemukan, sementara dokumen identitas penting berupa KTP miliknya masih berada di tangan pengusaha kredit yang bersangkutan.

“Kami sangat menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab dari oknum pengusaha yang masih menahan KTP asli Panji. Di tengah situasi keluarga yang panik karena kehilangan anggota keluarga, malah ditambah beban mental seperti ini. Ini sangat tidak manusiawi,” tegas Asep Suherman saat ditemui di Karawang, Senin (15/4/2025).

Asep menilai, penahanan KTP asli dalam transaksi kredit non-bank, apalagi hanya untuk kredit pakaian, adalah bentuk pelanggaran terhadap hak-hak sipil.

Menurutnya, dalam praktik kredit, seharusnya cukup menggunakan fotokopi identitas, bukan menahan dokumen resmi negara yang bersifat pribadi.

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa pihak GAWARIS tidak akan tinggal diam. Jika dalam waktu dekat tidak ada itikad baik dari pihak pengusaha, pihaknya akan menempuh jalur hukum dan melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

“Kami sudah siapkan langkah hukum. Penahanan KTP ini bisa kami kaitkan dengan dugaan pelanggaran hukum dan bahkan dapat masuk dalam rangkaian penyelidikan kasus hilangnya Panji. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi,” tambahnya.

GAWARIS juga mengingatkan agar kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat luas tentang pentingnya menjaga dokumen pribadi dan memastikan perlakuan manusiawi dalam praktik hubungan kredit.

“Ini bukan sekadar soal KTP. Ini soal keadilan dan empati kepada keluarga yang sedang berduka. Kami pastikan, kasus ini akan kami kawal hingga tuntas demi kebenaran dan keadilan,” pungkas Asep Suherman yang dikenal luas sebagai ‘Komandan GAWARIS’ di Jawa Barat dan Nusantara.

Pihak keluarga berharap pengusaha kredit tersebut segera mengembalikan dokumen asli milik Panji Irawan dan bersedia bekerja sama dalam pencarian keberadaannya.

® ( Kontributor: A. Suherman SH/Tim Matanewstv)

 

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Polsek Siantar Selatan Sosialisasikan Layanan Polisi 110 Lewat Jumat Curhat Kamtibmas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *