DELISERDANG | matanewstv.com
Tim futsal U-16 asal Sumatera Utara yang dikenal sebagai Fascho Mufa berhasil meraih juara II pada Grand Champion Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) 2024 yang berlangsung di GOR ITB Jatinangor, Bandung.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumut, khususnya Kabupaten Deliserdang dan Medan, asal para atlet muda ini.
Kedatangan tim Fascho Mufa di Bandara Internasional Kualanamu, Senin (9/12/2024), sekitar pukul 11.30 WIB, disambut meriah dengan alunan musik drum band.
Anggota Komisi I DPRD Deliserdang dari Fraksi Gerindra, Muhammad Dahnil Ginting, SE, turut hadir menyambut para atlet yang baru saja menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Dahnil Ginting mengaku terharu dan bangga atas pencapaian tim tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini tim futsal U-16 yang mewakili Sumatera Utara tiba dengan selamat di Kualanamu dan membawa kabar gembira dengan meraih Juara II tingkat nasional pada Grand Champion AAFI di Bandung,” ujar Dahnil dengan nada haru.
Ia menyebut pencapaian ini membuktikan potensi besar generasi muda Sumut di bidang olahraga, khususnya futsal.
“Meskipun meraih posisi kedua, saya tetap bangga. Jangan berhenti di sini, teruslah semangat dan berlatih lebih giat. Insha Allah, ke depan kita akan merebut Juara I nasional,” ucapnya penuh optimisme.
Dahnil juga memberikan apresiasi kepada para orang tua pemain, manajer tim, pelatih, dan ofisial yang telah mendukung perjuangan tim hingga mampu mencatat prestasi ini.
Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut agar para atlet dapat berkembang lebih baik di masa depan.
“Kepada orang tua, tetaplah mendukung anak-anak kita. Mereka memiliki potensi besar yang harus terus diasah. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada tim manajemen yang telah membimbing dan memotivasi mereka dengan luar biasa,” katanya.
Manajer Tim Fascho Mufa, Rafid Febri, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dari berbagai pihak, terutama kepada Dahnil Ginting yang selalu hadir memberikan semangat.
“Sejak keberangkatan hingga pertandingan di Bandung, kami terus mendapat dukungan dari Pak Dahnil. Bahkan kepulangan kami di Kualanamu disambut dengan sangat meriah. Ini memberikan energi positif bagi tim,” ujar Rafid.
Meski hanya berhasil meraih juara II, Rafid menegaskan bahwa timnya tidak akan berhenti berjuang.
“Kami mohon maaf jika hasil kali ini belum maksimal. Insha Allah, kami akan terus berlatih dan bekerja keras untuk meraih Juara I di masa mendatang,” tuturnya.
Tim Fascho Mufa yang terdiri dari 22 pemain, 2 pelatih, 1 manajer, dan 1 ofisial diberangkatkan pada 30 November 2024 dari Bandara Kualanamu.
Mereka bersaing melawan tim futsal terbaik dari seluruh Indonesia selama 10 hari di GOR ITB Jatinangor, Bandung.
Kehadiran Fascho Mufa di pentas nasional menjadi bukti bahwa talenta muda Sumatera Utara mampu bersaing di level tinggi.
Dengan semangat dan kerja keras yang terus dipupuk, harapan besar untuk meraih gelar juara nasional di masa depan bukanlah hal yang mustahil.
(Nain)
















