Aceh Tamiang | MATANEWSTV.com — Harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera segera hadir. Sebanyak 283 Taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) dijadwalkan tiba di Kabupaten Aceh Tamiang untuk terlibat langsung dalam percepatan pemulihan pascabencana melalui Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.
Ratusan Taruna Akpol yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita ini akan melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat sebagai bagian dari pembelajaran lapangan terpadu.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek latihan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi warga yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana.
Dalam pelaksanaannya, para taruna akan terjun langsung ke berbagai sektor kemanusiaan. Mulai dari kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga terdampak, pembersihan lingkungan, hingga rehabilitasi fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
Kehadiran mereka diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus menguatkan kembali semangat gotong royong di masyarakat.
Program Latsitarda Nusantara sendiri merupakan agenda rutin yang bertujuan membentuk karakter taruna sebagai calon perwira Polri yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para taruna dilatih untuk memahami secara langsung dinamika sosial, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana.
Kehadiran Taruna Akpol di Aceh Tamiang menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Di saat warga membutuhkan uluran tangan dan dukungan moril, Polri hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan.
Dengan semangat Presisi, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama rakyat—membantu pulih dan bangkit dari setiap ujian.
Polri untuk Masyarakat.
PULIH DAN BANGKIT BERSAMA POLRI. 🇮🇩✨
🔶 ( Nain )

















