MATANEWSTV.com | BATU BARA,
8 April 2026 — Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Batu Bara melakukan monitoring ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah hukum Polres Batu Bara pada Selasa, 7 April 2026. Hasil pemantauan menunjukkan stok BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) secara umum masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Monitoring dilakukan di sejumlah SPBU yang tersebar di wilayah hukum Polsek Lima Puluh, Medang Deras, Labuhan Ruku, dan Indrapura. Dari hasil pengecekan lapangan, aktivitas distribusi dan penyaluran BBM masih berjalan normal tanpa adanya antrean panjang kendaraan maupun gangguan pelayanan yang signifikan.
Di wilayah hukum Polsek Lima Puluh, sebagian besar SPBU masih memiliki stok cukup untuk jenis Pertalite, Pertamax, Bio Solar, hingga Dexlite. Salah satu SPBU di Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, misalnya, tercatat memiliki stok Pertalite 16.000 liter, Pertamax 6.000 liter, Bio Solar 8.000 liter, dan Dexlite 4.000 liter. Sementara di SPBU Desa Sumber Padi, stok Pertalite mencapai 17.445 liter dan Pertamax 13.074 liter.
Kondisi serupa juga terpantau di wilayah hukum Polsek Labuhan Ruku yang mencatat beberapa SPBU dengan stok cukup besar, terutama untuk Pertalite. SPBU di Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, misalnya, memiliki stok Pertalite hingga 39.269 liter, Solar 13.371 liter, serta Pertamax 16.402 liter. Di Desa Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, stok Pertalite juga tercatat mencapai 18.960 liter.
Namun demikian, hasil monitoring juga menemukan adanya disparitas ketersediaan stok pada beberapa titik, khususnya untuk BBM subsidi jenis Bio Solar. Di wilayah hukum Polsek Medang Deras, misalnya, salah satu SPBU di Desa Pakam Raya dilaporkan tidak memiliki stok Bio Solar saat pengecekan dilakukan. Kondisi lebih mencolok ditemukan di SPBU Sipare-pare, Kecamatan Air Putih, wilayah hukum Polsek Indrapura, yang dilaporkan kosong untuk seluruh jenis BBM dan masih menunggu pasokan dari mobil tangki Pertamina.
Meski terdapat sejumlah SPBU dengan stok terbatas bahkan kosong sementara, Sat Intelkam Polres Batu Bara memastikan kondisi tersebut belum mengarah pada kelangkaan BBM secara menyeluruh. Berdasarkan evaluasi lapangan, persoalan yang terjadi lebih disebabkan keterlambatan distribusi serta ketimpangan stok antar-SPBU.
“Secara umum, ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Batu Bara masih mencukupi dan aktivitas pengisian di SPBU tetap berjalan normal,” demikian kesimpulan hasil monitoring yang dihimpun Sat Intelkam Polres Batu Bara.
Selain memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat, pemantauan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akibat isu kelangkaan BBM. Dari hasil pengawasan di lapangan, tidak ditemukan gejolak masyarakat maupun antrean panjang yang dapat memicu gangguan situasi.
Sat Intelkam Polres Batu Bara menilai stabilitas distribusi BBM saat ini masih cukup terkendali. Meski demikian, pengawasan dan koordinasi dengan pihak pengelola SPBU serta distributor BBM disebut akan terus dilakukan, terutama untuk mengantisipasi gangguan pasokan pada jenis BBM subsidi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan sektor transportasi.
Dengan situasi tersebut, aparat memastikan kondisi kamtibmas di wilayah Kabupaten Batu Bara hingga saat ini tetap aman, tertib, dan kondusif.
(Nain)
















