Batu Bara | matanewst.com
Penemuan korban bermula dari upaya pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Indrapura, Tim Inafis Polres Batu Bara, anggota TNI, petugas BPBD Batu Bara, dan warga setempat.
Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Kapolsek Indrapura AKP Reynold Silalahi S.H., yang diwakili oleh Kanit Reskrim Polsek Indrapura IPTU M. Siregar dan Pawas IPDA J. Nainggolan.
Kronologi Kejadian
Kejadian naas ini berawal sekitar pukul 13.30 WIB, ketika Safrizal bersama temannya, Aditia Prayoga (17), pergi mencari ikan di aliran Sungai Tanjung Mulia, Desa Tanjung Gading.
Keduanya kemudian menyeberang ke aliran Sungai Benteng di Desa Sipare-pare.
Saat tiba di lokasi dengan kedalaman sungai sekitar tiga meter, Aditia yang mampu berenang berhasil menyeberang, namun nahas, Safrizal yang tidak bisa berenang justru tenggelam.
Seorang saksi bernama Pendi (34) yang sedang bekerja di sekitar
lokasi sempat melihat kejadian tersebut. Ia berusaha menolong dan melakukan pencarian, namun korban tidak ditemukan. Pendi kemudian melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar dan Polsek Indrapura.
Upaya Pencarian
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Indrapura segera menuju lokasi kejadian dan memulai pencarian. Setelah sekitar tiga jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Petugas kemudian melakukan visum et repertum dan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga.
Keluarga korban menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan terkait hal tersebut.
Kondisi Lokasi Kejadian
Sungai Benteng yang menjadi lokasi kejadian diketahui merupakan area galian C pasir dengan kedalaman sekitar tiga meter.
Aliran sungai tersebut memisahkan Dusun Tanjung Mulia, Desa Tanjung Gading dengan Desa Sipare-pare, Kecamatan Air Putih.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama di area dengan kedalaman yang tidak terduga dan arus yang deras.
🔹 Nain
















