MEDANĀ | matanewstv.com
Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan berhasil menangkap seorang lagi terduga pelaku pembunuhan terhadap mantan anggota TNI, Andreas Rury Stein Sianipar.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, membenarkan penangkapan tersebut saat menghadiri upacara Kenaikan Pangkat dan Wisuda Purna Tugas personel, Kamis (2/1/2025).
“Benar, seorang lagi terduga pelaku pembunuhan Andreas Sianipar sudah ditangkap subuh tadi di Binjai. Inisialnya F,” ujar Kapolrestabes Medan didampingi Kasatreskrim, Kompol Jama Kita Purba.
Kombes Gidion menjelaskan bahwa tersangka F diduga ikut menganiaya korban di lokasi kejadian awal sebelum korban meninggal dunia.
Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Penyidik Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan.
Kronologi Kasus
Kasus ini bermula dari dugaan penyekapan yang berujung pada pembunuhan terhadap Andreas Rury Stein Sianipar (44), warga Jalan Sakinah, Desa Mulio Rejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Sebelumnya, polisi telah menangkap tiga tersangka lainnya, yakni:
CJS (23), warga Klambir V Ulayat Raya C, Kecamatan Hamparan Perak.
MFIH (25) dan FA (37), keduanya warga Jalan Binjai KM 10, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Tersangka CJS berperan menjemput korban, sementara MFIH dan FA terlibat dalam aksi kekerasan dengan menendang korban dan menebas kakinya menggunakan parang panjang.
Setelah korban tewas, para pelaku membawa mayatnya ke sebuah perkebunan sawit di Dusun III Bulu Telang, Kabupaten Labura.
Di lokasi tersebut, jenazah korban ditenggelamkan ke dalam kolam dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta diberi pemberat.
Polisi yang melakukan pencarian akhirnya menemukan jenazah dalam kondisi membusuk di kolam tersebut. Mayat korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan menggunakan ambulans Puskesmas Desa Marbau Bulu Telang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pelaku Berhasil Ditangkap
Dengan tertangkapnya F, Polrestabes Medan memastikan seluruh pelaku dalam kasus penculikan, penyekapan, dan pembunuhan Andreas Rury Stein Sianipar telah berhasil diamankan.
“Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Semua pelaku kini dalam penanganan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Kombes Gidion.
Polisi terus mendalami kasus ini untuk mengungkap motif di balik aksi keji tersebut.
(Nain)

















