Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Polres Simalungun Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Wilayah yang Beroperasi dari Lapas Lubuk Pakam

MATANEWSTV.com

Simalungun, Sumut Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas wilayah yang melibatkan seorang warga binaan Lapas Lubuk Pakam, Selasa (3/12/2024).

Keberhasilan ini bermula dari penangkapan seorang pengedar berinisial AE alias Fendi (35), warga Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Penangkapan dilakukan pada Jumat (29/11) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengungkapkan bahwa tim berhasil mengamankan barang bukti berupa 110 gram sabu-sabu dari tangan tersangka.

“Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim kami dalam mengungkap jaringan narkoba yang telah meresahkan masyarakat,” jelasnya.

Pengakuan Tersangka Ungkap Peran Warga Binaan

Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Henry Sirait, yang memimpin operasi, menjelaskan bahwa dari hasil interogasi AE, terungkap keterlibatan seorang warga binaan Lapas Lubuk Pakam berinisial Prayogi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, koordinasi cepat dilakukan dengan pihak Lapas Lubuk Pakam.

Kalapas Lubuk Pakam, Sangapta Surbakti, langsung memerintahkan penyisiran terhadap delapan warga binaan bernama Yogi dari total 1.348 penghuni.

“Hasil penyelidikan mengarah pada Prayogi, yang ditemukan bersama dua unit handphone yang diduga digunakan untuk mengatur peredaran narkoba,” ungkap Sangapta.

Dalam pemeriksaan, Prayogi mengakui perannya sebagai penghubung antara AE dan seseorang berinisial DD.

“Tersangka mengaku dijanjikan komisi sebesar Rp 2,5 juta untuk perannya dalam jaringan ini,” tambah Kalapas yang didampingi Kasub Poltatib Gebriel Sembiring, selaku Koordinator Humas Lapas.

Overkapasitas Jadi Tantangan Pengawasan Lapas

Sangapta mengakui bahwa pengawasan di Lapas Lubuk Pakam menghadapi tantangan besar akibat overkapasitas.

“Dengan total 1.348 warga binaan, kami hanya memiliki satu regu penjagaan yang terdiri dari 15 orang,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, pihak Lapas berencana meningkatkan kerja sama dengan aparat penegak hukum, termasuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang.

Baca juga   Kapolres Simalungun dampingi Gubernur Sumut Bobby Nasution Tinjau Lokasi Banjir Bandang

“Kami akan memperketat penggeledahan terhadap petugas, pengunjung, dan barang bawaan mereka di pintu utama,” tegasnya.

Sinergi Antar-Lembaga Kunci Pemberantasan Narkoba

Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas sinergi antara Polres Simalungun dan Lapas Lubuk Pakam dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

Kasat Narkoba Polres Simalungun dan Kalapas Lubuk Pakam menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi guna menangani peredaran narkoba di dalam dan luar lapas.

Operasi ini menjadi bukti nyata pentingnya kerja sama antar-lembaga penegak hukum dalam memberantas jaringan narkoba lintas wilayah, sekaligus memberikan peringatan keras kepada pelaku lainnya.

Ilham Lubis^

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *