Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Polres Pematangsiantar Laksanakan Penanaman Benih Jagung Serentak 1 Juta Hektare untuk Dukung Swasembada Pangan

Pematangsiantar  | matanewstv.com

Polres Pematangsiantar bersama berbagai instansi terkait melaksanakan penanaman benih jagung serentak 1 juta hektare di Jalan Sumber Jaya II, Kelurahan Sumberjaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, pada Selasa, 21 Januari 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan di Kota Pematangsiantar.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Yogen Heroes Baruno, SH., SIK, memimpin langsung acara tersebut yang melibatkan kerjasama antara Polri, Kementerian Pertanian RI, GAPKI, Perhutani, Inhutani, serta masyarakat dan petani setempat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan di tingkat lokal dan nasional.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyerahkan bibit jagung secara simbolis kepada pemilik lahan yang nantinya akan menanam benih jagung.

Penanaman dimulai dengan aksi simbolis yang dilakukan oleh Kapolres bersama jajaran Forkopimda, dan dilanjutkan dengan konferensi virtual (zoom) yang terhubung dengan Posko Ketahanan Pangan Desa Karangmukti, Subang, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Kapolres Pematangsiantar menyampaikan bahwa program penanaman jagung serentak 1 juta hektare merupakan bagian dari upaya ketahanan pangan nasional.

Ia menegaskan pentingnya peran bersama antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang kondusif demi meningkatkan produksi pangan di daerah masing-masing.

“Polri bertanggung jawab dalam penanaman jagung, sementara TNI fokus pada penanaman padi. Pemerintah daerah juga berperan aktif dalam menciptakan situasi yang mendukung dan meningkatkan produksi pangan,” jelas AKBP Yogen.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa tahap pertama program ini telah dilaksanakan pada bulan November 2024, dengan fokus pada lahan produktif.

Sementara tahap kedua akan melibatkan sistem tumpang sari, yang mendorong penanaman jagung di sela-sela perkebunan seperti sawit dan karet.

Namun, mengingat minimnya perkebunan di wilayah perkotaan seperti Pematangsiantar, pendekatan tumpang sari belum dapat diterapkan secara maksimal.

Sebagai bagian dari laporan, AKBP Yogen menyampaikan bahwa sejauh ini telah ada 2,8 hektare lahan yang ditanami jagung di Kota Pematangsiantar.

“Kami berharap jumlah ini akan terus bertambah untuk mendukung program Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolres.

Kegiatan dilanjutkan dengan acara zoom yang menghadirkan Kapolri dan Menteri Pertanian RI yang memberikan sambutan, diikuti dengan tarian ketahanan pangan, doa bersama, dan pemutaran video kesiapan Polri dalam mendukung ketahanan pangan.

Acara ini juga menyajikan paparan dari Gugus Tugas Irwasum Polri dan dialog interaktif dengan beberapa provinsi, termasuk Jawa Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Barat.

Acara puncak diakhiri dengan peluncuran simbolis penanaman jagung serentak dengan menekan tombol sirene, dilanjutkan dengan pemantauan langsung lokasi penanaman benih jagung.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Pematangsiantar, dr. Susanti Dewayani Sp.A, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pematangsiantar, Ny. Sandra Yogen, serta pejabat lainnya seperti perwakilan Dandim 0207/SML, Kejari Pematangsiantar, Pengadilan Negeri Pematangsiantar, serta para Camat se-Kota Pematangsiantar.

Dengan adanya program ini, diharapkan Kota Pematangsiantar dapat turut berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan.

□Ilham Lubis 

 

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Polres Simalungun Intensifkan Patroli Malam, Tekan Kriminalitas dan Jaga Keamanan Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *